Berita Lombok Tengah

Pariwisata Berkelanjutan di Mandalika, PJU dan Charging Station Pakai Tenaga Surya hingga Solar Farm

Charging station berbasis solar cell tersebar di Kuta Beach Park dan Sirkuit Mandalika

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
DOK. ITDC
Kolase penerangan jalan umum di kawasan KEK Mandalika dan pengunjung duduk di bangku yang dilengkapi charging station berbasis tenaga surya di Kawasan Mandalika, Desa Kuta, Lombok Tengah. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terus berupaya mewujudkan prinsip sustainable tourism di seluruh kawasan pariwisata yang dikelola termasuk di Mandalika.

ITDC mendorong pemanfaatan energi terbarukan bagi sejumlah fasilitas sepesrti penerangan jalan umum (PJU) dan charging station berbasis tenaga surya hingga pemanfaatan lahan untuk solar farm.

Selain itu ITDC juga akan meningkatkan operasional kawasan yang ramah lingkungan.

Hal ini melalui penggunaan moda transportasi bertenaga listrik, dan penyediaan pengolahan air dan limbah dalam kawasan.

Baca juga: Mengenal Pullman Hotel, Hotel Bintang 5 Pertama Berjarak 1 Kilometer dari Sirkuit Mandalika

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menuturkan, pembangunan dan penggunaan fasilitas yang memanfaatkan energi terbarukan dan ramah lingkungan di dalam kawasan The Mandalika ini merupakan komitmen dari ITDC sejak awal.

Guna mewujudkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan.

Saat ini sebanyak 541 unit penerang jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya telah terpasang dan tersebar di sejumlah titik dalam kawasan The Mandalika.

Sementara lima unit charging station berbasis solar cell tersebar di Kuta Beach Park dan Sirkuit Mandalika.

Instalasi PJU dibangun sebagai bagian dari program Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP).

Sementara fasilitas publik charging station disiapkan melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Yayasan Sinar Utama Nusantara (SUN).

Sebagai informasi, MUTIP adalah program pembangunan infrastruktur pariwisata di The Mandalika.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Masuk Sirkuit Mandalika Sabtu dan Minggu, Lengkap dengan Cara Belinya

MUTIP dibiayai sepenuhnya oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

MUTIP merupakan program pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia.

Dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved