Berita Kota Mataram

Ribuan Pemilih Pemula Kota Mataram Sudah Melakukan Perekaman Kartu Indentitas

3725 siswa di Kota Mataram yang berusia 16 tahun sudah melakukan perekaman kartu identitas sebagai syarat pemilihan tahun 2024

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNIAM
Ribuan Pemilih Pemula Kota Mataram Sudah Melakukan Perekaman Kartu Indentitas - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, Amran M.Amin. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sejumlah 3725 siswa di Kota Mataram yang berusia 16 tahun sudah melakukan perekaman kartu identitas sebagai syarat pemilihan tahun 2024.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, Amran M Amin.

"Semua tim yang kita miliki sudah melakukan kegiatan jemput bola di seluruh 56 SMA di Kota Mataram termasuk pondok pesantren," terangnya.

Siswa yang telah melakukan perekaman ini nantinya pada tahun 2024 akan menjadi pemilih pemula atau memiliki hak suara pada pemilu.

Baca juga: Jelang Penutupan Pendaftaran Peserta Pemilu 2024: 17 Parpol Lolos Administrasi, 6 Dikembalikan

Istilah jemput bola untuk turun langusng melakukan perekaman pada masyarakat akan terus dilakukan oleh Dukcapil Kota Mataram.

Sehingga jumlah hak pilih warga kota lebih maksimal.

"Semua bergerak melakukan jemput bola bahkan besok pada tanggal 17 Agustus pun kami melakukan perekaman sekaligus sebagai hadiah di HUT RI tahun ini," tambahnya.

Disebutkan selain melakukan pelayanan turun kepada sekolah, petugas Dukcapil juga melakukan pelayanan di lingkungan yang ada di kelurahan.

Baca juga: 12 Penyelenggara Pemilu NTB Tercatat di Sistem Informasi Partai Politik

"Beberapa hari ini kami mendapatkan permintaan dari beberapa kelurahan untuk melakukan kegiatan jemput bola tersebut," urainya.

Sementara untuk kendala saat perekaman di lapangan, Amran menyampaiakan tidak ada kendala yang begitu serius seperti penolakan dan lain-lain.

Hanya bermasalah pada jaringan yang terkadang tidak stabil.

"Intinya jemput bola ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan dan kebahagiaan pada masyarakat dalam pelayanan," tutup Amran.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved