Universitas Teknologi Sumbawa

Prodi Manajemen Universitas Teknologi Sumbawa Gandeng KSPM Sukseskan Capital Market Competition

Kegiatan ini merupakan kompetensi siswa-siswi SMA/K atau MA se-NTB berkaitan dengan Capital Market dan Pasar Modal.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
DOK UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA
Universitas Teknologi Sumbawa menyelenggarakan Capital Market Competition se-NTB. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Sebanyak 25 sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditargetkan mengikuti Capital Market Competition (CMC).

Kegiatan ini merupakan kompetensi siswa-siswi SMA/K atau MA se-NTB berkaitan dengan Capital Market dan Pasar Modal.

Baca juga: Dosen Universitas Teknologi Sumbawa Gelar Pelatihan Pembuatan Briket di Batu Bulan

Baca juga: BNPT Pusatkan Kawasan Terpadu Nusantara di Universitas Teknologi Sumbawa, Gandeng 4 Desa di Moyo

Capital Market Competition menjadi program kerja tahunan Program Studi (Prodi) Manajemen sekaligus agenda tahunan Ormawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Tahun ini kegiatan tersebut digelar atas kolaborasi bersama Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM).

Sebelum kompetisi itu dilaksanakan, panitia CMC menyediakan pelatihan empat kali dengan sistem semi offline dan online.

Pelatihan pertama berlangsung pada Sabtu (6/8/2022) mulai pukul 08.30 WITA. Pelatihan pertama berjalan lancar.

Materi disampaikan Sherli Oktapiani, M.M. Pelatihan tampak hidup diwarnai diskusi interaktif antara pemateri dan peserta.

Pelatihan tersebut dihadiri 10 dari 17 sekolah yang sudah terkonfirmasi ikut dalam kompetisi CMC.

Kompetisi ini diadakan dengan anggapan pemahaman masyarakat terhadap kapital market dan pasar modal yang masih minim.

Ketua umum Management Student Society (MSS) akan terus melakukan pendekatan agar setiap sekolah turut berpartisipasi.

"Ilmu ini masih sangat awam di kalangan masyarakat NTB, dan dengan bergabungnya siswa-siswi SMA/K dan MA di acara ini diharapkan bisa menjadi pelopor edukasi tentang investasi di kalangan masyarakat,” katanya.

Harapan yang sama sebelumnya disampaikan Ketua Pelaksana CMC Yenni Indah Zuliyansari dan Ketua Program Studi Manajemen FEB UTS, Muhammad Nur Fietroh, M.Sc.

(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved