Apa Itu Kelainan Genetik Downsyndrom? Ketahui Ciri-ciri Penderita, Faktor, dan Cara Penanangannya

Kelainan Sindrom Down menghasilkan salinan 3 kromosom 21 akibatnya bayi 47 kromosom bukan 46 kromosom seperti biasanya

Kompas.com
Ilustrasi ibu hamil. Kelainan Sindrom Down menghasilkan salinan 3 kromosom 21 akibatnya bayi 47 kromosom bukan 46 kromosom seperti biasanya. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Setyowati Indah Sugianto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Down Syndrome atau nama lainnya Sindrom Down merupakan kelainan genetik sudah dibawa sejak lahir.

Ketika saat masa embrio ada kesalahan yang disebabkan dalam pembelahan sel yang disebut 'nondisjunction' embrio yang biasanya menghasilkan dua salinan kromosom 21.

Kelainan Sindrom Down menghasilkan salinan 3 kromosom 21 akibatnya bayi 47 kromosom bukan 46 kromosom seperti biasanya.

Dilansir pusdatin.kemkes.go.id dikutip World Health Organization (WHO) Setiap tahunnya ada sekitar 3.000 hingga 5.000 anak lahir dalam kondisi Sindrom Down.

Baca juga: 3 Penyebab Menstruasi Tidak Lancar, di Antaranya Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

WHO memperkirakan ada 8 juta penderita Sindrom Down seluruh dunia.

Terdapat dua jenis dari Sindrom Down yakni Mosaicism dan translocation dibedakan atas dasar jumlah kombinasi kromosom.

Mosaicism kombinasi sel beberapa mengandung 46 kromosom biasa dan beberapa mengandung 47, jenis ini hanya menyumbangkan 1 persen dari seluruh jenis sindrom down dan memiliki lebih sedikit karakteristik.

Kemudian, translocation jumlah total kromosom dalam sel tetap 46, namun salinan kromosom 21 penuh atau parsial tambahan melekat pada kromosom lainnya.

Sindrom down translocation menyumbang 4 persen dari kasus yang ada.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved