Canggihnya Race Control Sirkuit Mandalika, Miliki 40 CCTV Kualitas Tinggi untuk Kendalikan Balapan

Sirkuit Mandalika memiliki ruang kontrol untuk mengendalikan balapan saat race belangsung yakni race control. Ruangan ini dilengkapi alat canggih.

Penulis: Sinto | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Suasana ruangan race control yang menjadi pusat kendali balapan saat event MotoGP dan WSBK di Sirkuit Mandalika, Senin (1/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sebagai sirkuit yang mengantongi homologasi A dari Federasi Motor Internasional, Sirkuit Mandalika memiliki sejumlah teknologi canggih.

Diantaranya race control Sirkuit Mandalika yang dilengkapi teknologi tinggi untuk mengendalikan balapan.

Direktur Teknik dan Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Samsul Purba
menunjukkan canggihnya ruangan race control Sirkuit Mandalika.

Setidaknya terdapat 40 Circuit Closed Television (CCTV) yang memantau segala aktivitas balapan.

Setiap CCTV ini memiliki teknologi terbaik yang mampu zoom in dan zoom out setiap objek.

Berdasarkan pantauan Tribunlombok.com, setiap CCTV mampu mempesar dan memperkecil objek yang disorot dengan kualitas yang super tinggi.

Artinya setiap kamera CCTV yang digunakan adalah kualitas terbaik.

Baca juga: Serunya Joging Pagi di Sirkuit Mandalika, Menjaga Kebugaran Sambil Menikmati Pesona Pemandangan

Setiap aktivitas yang direkam juga dapat disimpan dengan kualitas video yang tidak pecah.

Bukan hanya CCTV, terdapat pula radio komunikasi yang mengendalikan marshal selama mereka berada di lapangan.

Terdapat pula digital flag yang berfungsinya untuk mengendalikan bendera.

"Segala alat-alat canggih tersebut dikontrol oleh race director atau ketika MotoGP berlangsung orang yang ditunjuk oleh Dorna," jelas Purba pada Tribunlombok.com.

Selain race director, adapula Clerk of the Course (CoC) yang memimpin selama balapan berlangsung.

"Race director itu ditunjuk oleh Dorna sedangkan CoC ditunjuk oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) atau Federasi Motor Internasional (FIM)," jelas Samsul lebih lanjut.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved