Berita Sumbawa Barat

Bandara KSB Akan Dibangun di Lahan 129 Hektare, DPRD Beberkan Jenis Pesawat yang Akan Beroperasi

Rencana Pembangunan bandara udara di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mengantongi izin Kementerian Perhubungan RI.

TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA
Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar (kanan) menjadi pembicara dalam program eksklusif TribunLombok.com, TribunLombok Dialog dan Inspirasi (Trilogi) yang dipandu jurnalis TribunLombok.com Wahyu Widiyantoro, di ruang kerjanya di Taliwang, Sumbawa Barat, Senin (25/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Rencana Pembangunan bandara udara di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mengantongi izin Kementerian Perhubungan RI.

Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KSB, pesawat yang akan beroperasi di bandara tersebut berjenis ATR.

"Kemungkinan pesawat ATR dengan jumlah penumpang sekitar 40," kata Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar (3/8/2022).

Keterangan ini didapat berdasarkan penjelasan Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Baca juga: DPRD KSB Bahas APBD Murni 2023 dan APBDP 2022

Diketahui, izin pendirian bandara ini diajukan oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Untuk pembangunan bandara ini, sekitar 129 Hektar lahan di Desa Siantar, Kecamatan Poto Tano telah dibebaskan.

Meski, kebutuhan untuk pembangunan ini hanya 70 hektare.

Namun jumlah tersebut dihadirkan berdasarkan permintaan masyarakat.

Masyarakat meminta pembeli melalui pemerintah agar tanah itu dapat diambil semuanya.

Karena itulah kata Kaharuddin Umar, tanah yang dibebaskan sedikit membengkak.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved