Apa Itu Empty Sella Syndrome? Kelainan Langka pada Tengkorak, Kenali Gejala dan Penyebabnya

sindrom sella kosong adalah kelainan langka ditandai dengan pembesaran atau malformasi struktur berada di tengkorak yang dikenal sella tursika

pixabay.com
Ilustrasi tengkorak otak. Empty Sella Syndrome atau sindrom sella kosong adalah kelainan langka ditandai dengan pembesaran atau malformasi struktur berada di tengkorak yang dikenal sella tursika. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Empty Sella Syndrome atau sindrom sella kosong adalah kelainan langka ditandai dengan pembesaran atau malformasi struktur berada di tengkorak yang dikenal sella tursika.

Sella Tursika berupa lekukan berbentuk pelana yang terletak di dasar tengkorak atau tulang spehenoid, yakni tepat berada kelenjar hipofisis.

Dilansir dari rarediseases.org sindrom sella kosong terjadi dengan ciri sebagian diisi dengan cairan serebrospinal, kelenjar hipofisis terkait yang sangat kecil yang terletak di dasar sella (sella sebagian kosong) atau terisi penuh dengan cairan serebrospinal tanpa kelenjar hipofisis yang divisualisasikan (sella benar-benar kosong) .

Inilah gejala empty sella sindrom seperti dirangkum dari Wikipedia.

Baca juga: Ketahui Ramsay Hunt Syndrome yang Diderita Justin Bieber, Berikut Gejala dan Penyebabnya

1. Sakit kepala

2. Kehilangan penglihatan

3. Kelainan tulang telinga tengah

4. Dolichocephaly, kepala lebih panjang dari diperkirakan, cendrung relatif lebar.

5. Platybasia, penyakit tulang belakang dari hubungan yang salah antara tulang oksipital dan tulang belakang leher.

Penyebab dari penyakit empty sella sindrom memiliki dua jenis yakni primer dan sekunder.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved