Kemenkumham NTB

Kanwil Kemenkumham NTB Raih Penghargaan Sebagai Penyelenggara Opini 2022

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB berhasil meraih penghargaan harapan pertama sebagai penyelenggara terbaik OPini tahun 2022.

Editor: Sirtupillaili
Dok.Kemenkumham NTB
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menyeahkan penghargaan kepada Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Zulhairi, di Jakarta, Senin (18/7/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB berhasil meraih penghargaan harapan pertama sebagai penyelenggara terbaik OPini 2022.

Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly kepada Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Zulhairi, di Jakarta, Senin (18/7/2022).

OPini diadakan oleh Kanwil Kemenkumham NTB pada 22 Maret 2022 mengambil tema Desain Pengaturan Omnibuslaw Ciptakerja, Transformasi Sosial dan Ketahanan Pelaku UMK Pada Industri Pariwisata di Danau Toba, Labuan Bajo dan Mandalika.

OPini sendiri menjadi sarana dalam memberikan ruang kepada publik untuk ikut serta menyebarluaskan hasil penelitian Balitbang kepada pemangku kepentingan dan masyarakat luas.

Baca juga: Peringati Idul Adha 1443 H, Kanwil Kemenkumham NTB Bagikan 255 Paket Daging Kurban kepada Masyarakat

Apa Itu Program OPini?

Suasana penyerahan penyelenggara terbaik OPini 2022 oleh Kemenkumham RI, di Jakarta, Senin (18/7/2022).
Suasana penyerahan penyelenggara terbaik OPini 2022 oleh Kemenkumham RI, di Jakarta, Senin (18/7/2022). (Dok.Kemenkumham NTB)

Program Obrolan Peneliti atau OPini digagas pertama kali untuk merespon isu seputar hukum dan HAM yang ada di masyarakat.

Balitbang Hukum dan HAM menilai, membicarakan isu hanya dengan membaca media tidak cukup untuk menjadikan masyarakat cerdas dan kritis dalam membaca apa yang sedang terjadi.

Balitbang Hukum dan HAM lalu menggagas sebuah ruang diskusi bertajuk OPini (Obrolan Peneliti) tempat dimana peneliti, praktisi, politisi dan akademisi dapat bertukar pikiran mendedah permasalahan-permasalahan yang ada di sekitar.

Tiap minggunya OPini akan mengundang tokoh-tokoh dengan beragam latar belakang untuk memunculkan perspektif baru dan segara.

OPini tidak mencari sensasi dengan debat kusir tapi lebih mengutamakan kualitas argumen dan bukti yang saintifik.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Zulhairi saat menerima penghargaan pelaksanaan OPini 2022.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Zulhairi saat menerima penghargaan pelaksanaan OPini 2022. (Dok.Kemenkumham NTB)

Dibentuknya OPini sebenarnya tidak lepas dari komitmen Balitbang Hukum dan HAM menjadi organisasi pembelajar.

Balitbang Hukum dan HAM percaya lewat ruang-ruang diskusi yang terbuka dan kritis semacam ini, pengetahuan dapat terbentuk dengan mudah.

Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat bagi publik pendengarnya namun bagi pematangan kebijakan di Kementerian Hukum dan HAM itu sendiri.

Dengan demikian Balitbang Hukum dan HAM dapat menjalankan fungsinya dalam membentuk pengetahuan di tengah masyarakat tapi di sisi lain tetap berfungsi sebagai lembaga think tank pemerintahan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved