Jemput Paksa Tersangka Pencabulan Dihalangi Simpatisan Anak Kiai Jombang, Polisi Amankan 320 Orang

Polisi mengaku mendapatkan perlawanan dari simpatisan anak kiai Jombang yang jadi tersangka pencabulan. Walhasi, mereka mengamankan 320 orang.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ
Petugas gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang melakukan upaya jemput paksa terhadap MSA, tersangka kasus pencabulan. DPO polisi itu diduga bersembunyi di dalam pesantren yang dipimpin ayahnya. Polisi mengamankan 320 simpatisan anak kiai Jombang karena dianggap menghalangi petugas. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Polisi mengaku dihalangi oleh ratusan simpatisan MSA, anak kiai Jombang yang jadi tersangka pencabulan terhadap santriwati pondok pesantren.

Walhasil, aparat mengamankan 320 orang simpatisan anak kiai Jombang itu secara bertahap.

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat anak-anak di ratusan simpatisan sang anak kiai Jombang.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Jombang untuk dimintai keterangan.

Terungkap juga ada 20 anak-anak di dalam rombongan simpatisan yang dimaksud.

Sisanya ada merupakan santri dan ada juga simpatisan yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Jombang seperti dikutip dari TribunJatim.

Baca juga: Awal Mula Kasus Pencabulan dengan Tersangka Anak Kiai Jombang Hingga Kendala Saat Upaya Penangkapan

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan hal tersebut.

Ia juga berjanji akan terus berupaya untuk menangkap tersangka pencabulan.

Perlu diketahui, penjemputan paksa sudah dilakukan pada Rabu (7/7/2022) sejak pukul 07.00 WIB.

Hingga pukul 19.00 WIB, polisi belum berhasil mengamankan MSA.

Baca juga: Tersangka Pencabulan Sempat Kabur, Polisi Berupaya Menangkap Anak Kiai Jombang Lebih dari 12 Jam

Luasnya bangunan pondok pesantren menjadi salah satu kendala polisi dalam mengamankan tersangka.

Tersangka Sempat Kabur

Perlu diketahui, anak kiai Jombang berinisial MSA (42) itu sempat kabur saat dijemput paksa pada Minggu (3/7/2022).

Saat itu, anak kiai Jombang MSA diduga menumpangi iring-iringan mobil untuk melarikan diri.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved