Awal Mula Kasus Pencabulan dengan Tersangka Anak Kiai Jombang Hingga Kendala Saat Upaya Penangkapan

Berikut awal mula kasus pencabulan yang menyeret nama anak kiai kondang di Jombang hingga kendala polisi dalam melakukan upaya penangkapan tersangka.

Editor: Irsan Yamananda
Kompas
Suasana penjemputan paksa anak kiai di Jombang yang jadi tersangka pencabulan, Kamis (7/7/2022). Awal mula dugaan kasus pencabulan hingga kendala polisi. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Kasus pencabulan dengan tersangka anak kiai kondang di Jombang terus menjadi sorotan.

Perlu diketahui, anak kiai Jombang berinisial MSA (42) itu dilaporkan pertama kali pada akhir tahun 2019.

Sejak dilaporkan, kasus pencabulan itu memang timbul tenggelam.

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pencabulan itu dilakukan dengan modus transfer ilmu terhadap santriwati.

Terduga korban yang melapor pertama kali berinisial NA, salah seorang santri perempuan asal Jawa Tengah.

Ia melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Jombang pada bulan Oktober 2019 silam.

Tersangka MSA terus mangkir dari panggilan polisi sejak dilaporkan.

Kasus dugaan pencabulan itu seakan tenggelam begitu saja dalam kurun waktu dua tahun.

MSA kemudian mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk meminta kejelasan status hukumnya.

Sayangnya, permohonan tersebut ditolak hakim PN Surabaya pada bulan Desember 2021.

Baca juga: Tersangka Pencabulan Sempat Kabur, Polisi Berupaya Menangkap Anak Kiai Jombang Lebih dari 12 Jam

Pengajuan kembali dilakukan oleh MSA pada bulan Januari 2022.

Lagi-lagi permohonan MSA ditolak.

MSA kemudian dikabarkan kabur ketika dijemput paksa oleh aparat pada hari Minggu (3/7/2022).

Polda Jatim kemudian mengerahkan pasukan untuk kembali menjemput paksa MSA pada Kamis (7/7/2022) seperti dikutip dari TribunJatim.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved