Piala Dunia 2022

FIFA Akan Menggunakan Teknologi Ini di Piala Dunia 2022 Qatar

Menurut FIFA, teknologi pendeteksi ini menawarkan alat pendukung untuk ofisial pertandingan di ruang video maupun di lapangan.

Editor: Dion DB Putra
FIFA.COM
FIFA akan menerapkan teknologi pendeteksi offside semi otomatis di Piala Dunia Qatar 2022. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Federasi Sepak bola Internasional ( FIFA) akan menerapkan teknologi pendeteksi offside semi otomatis di ajang Piala Dunia 2022 di Qatar.

Saat merilis pengumuman itu, Jumat (1/7/2022), FIFA menyebutkan knologi pendeteksi offside semi otomatis dapat membantu wasit membuat keputusan cepat dan akurat.

"FIFA telah mengumumkan teknologi offside semi otomatis akan digunakan di Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar mulai 21 November," demikian pernyataan FIFA di laman resmi federasi sepak bola dunia itu.

Baca juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2022, Laga Pembuka Bukan Tim Tuan Rumah atau Juara Bertahan

Baca juga: FIFA Umumkan Ketentuan Baru Mengenai Jumlah Pemain di Piala Dunia 2022

Menurut FIFA, teknologi pendeteksi ini menawarkan alat pendukung untuk ofisial pertandingan di ruang video maupun di lapangan.

FIFA menjelaskan, teknologi pendeteksi offside semi otomatis ini merupakan lanjutan dari keberhasilan Video Assistant Referee (VAR) pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

FIFA bekerja sama dengan Adidas serta berbagai mitra lainnya untuk membangun dan menyempurnakan teknologi pendeteksi offside semi otomatis tersebut.

Teknologi pendeteksi offside semi otomatis telah melalui uji coba pada Piala Dunia Antarklub dan Arab Cup 2021.

"Selama pertandingan itu, teknologi baru dapat mendukung ofisial pertandingan di ruang video dengan membantu mereka membuat keputusan offside yang lebih akurat dan lebih dapat direproduksi dalam waktu yang lebih singkat," kata FIFA terkait hasil uji coba teknologi pendeteksi offside semi otomatis.

"Data yang dikumpulkan selama uji coba online dan offline telah dianalisisi dan divalidasi oleh MIT Sports Lab, dengan TRACK di Victoria University secara ilmiah memvalidasi teknologi pelacakan," demikian pernyataan FIFA.

FIFA menjelaskan, pihaknya akan melakukan tes lanjutan dalam beberapa bulan mendatang, sebelum benar-benar digunakan pada Piala Dunia 2022 Qatar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved