Mengenal Metastase Tumor Otak, Tumor Akibat Sebaran Sel Kanker

Menurutnya, metastase tumor otak lima kali lebih banyak daripada tumor otak primer (tumor yang berasal dari otak).

Editor: Dion DB Putra
FOTO RS ADI HUSADA
Metastase tumor merupakan tumor yang muncul di suatu organ karena sebaran kanker dari organ lain. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Jumlah kasus metastase tumor otak saat ini semakin meningkat, sehingga membutuhkan penanganan komprehensif, baik melalui pengobatan, pembedahan bahkan terapi radiasi.

Metastase tumor merupakan tumor yang muncul di suatu organ karena sebaran kanker dari organ lain.

Tumor ini biasanya ditemukan pada pasien kanker dengan stadium lanjut.

Dr. dr. Irwan Barlian Immadoel Haq, Sp.Bs (K), mengungkapkan metastase tumor otak juga disebut tumor otak sekunder yang disebabkan oleh sel kanker yang menyebar dan ber-metastase ke otak dari bagian tubuh yang berbeda.

Dapat diartikan pasien tumor sudah masuk dalam stadium lanjut.

Pengobatan untuk metastase tumor dilakukan untuk memperlambat pertumbuhan atau penyebaran tumor maupun kanker.
Pengobatan untuk metastase tumor dilakukan untuk memperlambat pertumbuhan atau penyebaran tumor maupun kanker. (FOTO RS ADI HUSADA)

“Sel kanker melepaskan diri dari tumor primer dan melakukan perjalanan ke otak, biasanya melalui aliran darah, kemudian umumnya menuju ke otak,” ungkapnya dalam Webinar ”Guidelines The Initial Management of Metastatic Brain Tumors” yang diadakan Adi Husada Cancer Center, Sabtu (25/6/2022).

Menurutnya, metastase tumor otak lima kali lebih banyak daripada tumor otak primer (tumor yang berasal dari otak).

Metastase tumor otak dapat tumbuh dengan cepat dan kemudian menghancurkan jaringan otak di sekitarnya.

Kadang-kadang seorang pasien mungkin memiliki beberapa metastase tumor di beberapa area otak yang berbeda.

“Jenis kanker yang paling umum yang menyebabkan metastase tumor otak biasanya itu kanker paru – paru, payudara, kulit, usus besar, ginjal dan kelenjar tiroid. Beberapa metastase tumor otak muncul bertahun-tahun setelah kanker primer. Yang lain bermetastase begitu cepat sehingga mereka teridentifikasi sebelum kanker primer,” urai Spesialis Bedah Syaraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved