NTB
IMI RI: Kans Tipis Crosser Indonesia Berbuat Banyak di MXGP Samota
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Pebalap MXGP dan MX2 telah mulai menjajal Rocket Motor Circuit Samota di Sumbawa.
Lima crosser asal Indonesia yang berlaga di event Motor Cross Grand Prix MXGP of Indonesia di Samota Sumbawa NTB dipercaya akan alami kesulitan saat berlaga.
Satu crosser asal Indonesia yang berlaga di kelas MXGP Farhan Hendra Fahrodjie (Indonesia) diprediksi akan mengalami kesulitan saat menjajal Sirkuit MXGP Samota yang memiliki panjang 1,8 kilometer.
Komisi Internasional Ikatan Motor Indonesia (IMI) Frans Tanujaya mengatakan satu rider yang akan berlaga di MXGP asal Indonesia yang turun di kelas 450 cc diprediksi akan mengalami kesulitan menjajal Sirkuit Samota.
"Karena event ini berbeda jauh dengan ini sirkuit Internasional di Indonesia. Ini kejuaraan dunia ya," kata Frans, Sabtu (25/6/2022).
Menurut Frans, dari lima rider Indonesia yang berlaga baik di MX2 kelas 250 cc dan MXGP kelas 450 cc bakal alami kesulitan menjajal Sirkuit Samota.
Baca juga: Atraksi Pesawat TNI AU Meriahkan Gelaran MXGP Samota 2022
"Membaca peluang rider asal Indonesia, saya kira peluang kita cukup berat. Levelnya terlalu jauh dengan croser-croser dari 20 negara ini," kata Frans.
Menurut Frans walau mengikuti event MXGP di Samota, semua rider Indonesia yang berlaga terbilang baru pertama mengikuti event kelas dunia.
Semestinya kata Frans untuk menambah pengalaman croser-croser asal Indonesia pemerintah harusnya sudah mulai beberapa tahap kejuaraan tingkat nasional.
Baca juga: Tim Gajser Torehkan Catatan Waktu Tercepat di Free Practice MXGP Samota 2022
Baca juga: FIM Nyatakan Sirkuit MXGP Samota Sumbawa Lolos Homologasi Standar Grand Prix
"Ini tingkat Internasional bahkan Eropa dan dunia. Semoga saja event MXGP Samota kali ini ada kejutan," kata Frans
Selain itu, empat para rider MX2 kelas 250 cc di antaranya Diva Ismayana (64), Ananda Rigi Aditya (216), Delvintor Alfarizi (325), dan Nakani (529) diharapkan menjadi pembelajaran bagi tider kita.
"Kita itu tahu bagaimana prestasi croser kita. Walau terlalu jauh, kita harap level croser kita bisa meningkat," katanya.
Frans juga berharap event MXGP Samota dengan level ini cukup menantang diharapkan menjadi seri kelas dunia tahunan. "Kita harap MXGP Samota Sumbawa jadi satu trek seri yang ada di MXGP. Kita harap Pemda NTB bisa menjamin itu," kata Frans.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/frans-tanujaya-komisi-internasional-imi-indon.jpg)