NTB

Ini Tiga Teknik Dasar dalam Melakukan Free Style oleh Pembalap

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Tiga pembalap PSL lakukan freestyle dalam ajang drag bike di sirkuit Mandalika, 18-19 Juni 2022. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Ryan Afexman merupakan pembalap yang mengikuti Kejurnas drag bike Mandalika yang diselenggarakan sejak tanggal 18-19 Juni 2022 lalu.

Dalam kesempatan wawancara bersama Tribunlombok.com, pembalap asal Puyung tersebut menceritakan terdapat tiga teknik yang ia lakukan untuk memukau penonton di area paddock.

Diketahui, Ryan dan dua pembalap lainnya yang melakukan freestyle merupakan pembalap asal Puyung, Lombok Tengah yang tergabung dalam Puyung Stuntbike Lombok.

Ryan dan kawan-kawan melakukan aksi freestyle pada hari Minggu, (19/6/2022).

Baca juga: Drag Bike Mandalika, 3 Pembalap PSL Lakukan Free Style di Paddock Sirkuit Mandalika

Mereka meliuk-liuk di area paddock sirkuit.

Mereka juga melakukan teknik-teknik berbahaya dan membuat decak kagum penonton yang melihatnya.

Kepada Tribunlombok.com, ia membagikan terdapat tiga teknik yang dilakukannya dalam ajang drag bike Mandalika.

1. Teknik Stoppie

Menurut Ryan, teknik Stoppie adalah teknik mengangkat ban belakang.

Caranya, setelah melaju dengan kecepatan rata-rata 20-30 kilometer per jam, pengendara harus langsung menarik tuas rem erat-erat hingga ban belakang terangkat.

Baca juga: Drag Bike Mandalika Diikuti 675 Starter, ITDC MGPA Apresiasi Seluruh Pihak

"Biasanya setelah roda belakang sudah terangkat dengan sempurna, Freestyler akan memutarkan bodi motor ke arah yang lain sesuai dengan kemauannya untuk mendapatkan gaya yang memukau," ungkap Ryan.

Jelasnya, saat roda belakang sudah terangkat, ia membungkukkan badan dengan condong ke depan agar stoppie berjalan sempurna.

Lalu melepaskan rem supaya ban belakang turun perlahan.

2. Teknik wheelie
Kebalikan dari gaya stoppie, wheelie adalah trik freestyler mengangkat roda bagian depan dan hanya berjalan dengan mengandalkan roda belakang saja.

"Memang terbilang salah satu trik yang rumit, namun jika dilakukan dengan baik dan benar maka akan aman-aman saja," jelasnya.

Ryan melakukan wheelie dengan cara membungkukkan badan dengan mencondongkannya kedepan, injak rem belakang, tarik gas lebih besar, dan masukin persneling ke gigi satu.

Setelah itu, kembalikan posisi badan bersamaan dengan putaran gas dan lepas koplingnya.

"Penting diketahui, jika ingin melakukan wheelie dalam durasi yang cukup lama maka selama ban depan terangkat tetap jaga keseimbangan dengan baik," tambahnya.

3. Teknik Burnout

Menurut Ryan, trik dasar terakhir yang juga harus diketahui adalah burnout.

"Burnout adalah teknik seperti membakar ban belakang. Maksudnya, motor dalam keadaan berhenti namun ban belakang tetap berputar di tempat," imbuhnya.

Cara melakukannya, tarik tuas rem depan sekuat-kuatnya bersamaan dengan gas.

Tapi hati-hati, karena sering kejadian motor malah loncat saat sedang burnout.

Menurutnya, hal yang harus diperhatikan saat akan burnout yakni pastikan ban yang digunakan masih tebal alur kembangannya dan masih layak pakai.

"Aksi burnout membuat ban melakukan gesekan yang sangat ekstrim, sehingga membuat ban lebih cepat tergerus dan aus," tutupnya


Foto : Aksi Ryan Afexman dkk dalam ajang Kejurnas drag bike Mandalika tanggal 18-19 Juni 2022