Bulu Tangkis

Liliyana Natsir Akan Masuk Hall of Fame BWF, Namanya Sejajar dengan Susy Susanti

Pada 18 Juni 2022, pemain Indonesia yang belum lama pensiun, Liliyana Natsir akan masuk Hall of Fame BWF.

Editor: Dion DB Putra
KOMPAS.COM/KRISTIANTO
Pemain ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir saat bertanding melawan ganda campuran Malaysia, Peng Soon Chan dan Liu Yin Goh di semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Satu lagi legenda bulu tangkis Indonesia yang akan masuk Hall of Fame BWF atau Federasi Bulu Tangkis Dunia.

Pada 18 Juni 2022, pemain Indonesia yang belum lama pensiun, Liliyana Natsir akan masuk Hall of Fame BWF.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, melalui akun Twitter pribadinya, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Curahan Hati Tontowi Ahmad setelah Pensiun dari Bulutangkis: Harusnya PBSI Bisa Menghargai

Baca juga: 4 Vitamin Terbaik untuk Kesehatan Mata

Hall of Fame merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada sosok berprestasi dan berpengaruh terhadap suatu bidang tertentu.

BWF mulai menyusun daftar legenda bulu tangkis dunia yang berhak masuk dalam daftar Hall of Fame sejak tahun 1996.

Sampai sekarang tercatat sembilan legenda bulu tangkis Indonesia yang masuk Hall of Fame BWF.

Liliyana Natsir akan menjadi perempuan kedua Indonesia yang masuk Hall of Fame BWF setelah juara Olimpiade Barcelona 1992, Susy Susanti.

Sepanjang kariernya, Liliyana Natsir memang sukses menorehkan banyak prestasi meski sering berganti pasangan bermain mulai dari Markis Kido, Nova Widianto, Vita Marissa (ganda putri), hingga Tontowi Ahmad.

Sejak masuk Pelatnas PBSI tahun 2002, prestasi Liliyana Natsir langsung melejit.

Gelar internasional pertama atlet asal Manado, Sulawesi Utara tersebut adalah Kejuaraan Asia Junior 2002 bersama Markis Kido.

Secara keseluruhan, Liliyana Natsir sudah berhasil meraih 56 gelar juara hingga memutuskan pensiun pada 2019.

Pencapaian tertinggi Liliyana Natsir adalah meraih medali emas ganda campuran Olimpiade Rio 2016 bersama Tontowi Ahmad.

Liliyaa Natsir tercatata juga mengantongi empat gelar juara dunia dengan dua pasangan berbeda, yakni Nova Widianto (2) dan Tontowi Ahmad (2).

Dikutip dari BolaSport.com, terdapat lima kriteria yang digunakan BWF ketika memilih mantan atlet badminton/para-badminton yang akan dimasukkan dalam daftar Hall of Fame.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved