Berita Lombok Timur

Ratusan Santri Ponpes Baiturrahim Kabar Diwisuda, Satu Orang Lanjut ke Al-Azhar Mesir

Mereka yang diwisuda mulai dari jenjang Raudatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), dan Madrasah Aliyah (MA) diwisuda.

ISTIMEWA/PONPES BAITURRAHIM
Wisuda santri dan santriwati Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim Kabar dari jenjang Raudatul Athfal hingga Madrasah Aliyah, Sabtu (4/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Ratusan santri dan santriwati Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Baiturrahim Kabar Lombok Timur menjalani prosesi wisuda, Sabtu (4/6/2022).

Mereka yang diwisuda hari ini mulai dari jenjang Raudatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), dan Madrasah Aliyah (MA) diwisuda.

Baca juga: Event Rinjani 100 Dimulai, Bupati Lombok Timur Lepas Para Peserta Kategori 162 Km

Baca juga: Wabup Rumaksi Hadiri Acara Pemberian Bantuan 40 juta Bagi 8 UMKM di Lombok Timur

Selain ketua yayasan, para santri dan santriwati diwisuda langsung oleh Syekh Dr Aldhaw Awadh al-Karim Ba Bikr, Sudan dan TGH Dr Solah Sukarno Wadi.

Ketua Yayasan Ponpes Baiturrahim Muhammad Khotam Zam Zami mengatakan, dari ratusan orang yang wisuda tersebut, seorang santri akan melanjutkan pendidikannya di Al-Azhar Kairo.

Tiga orang santri mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi kesehatan dan 3 orang santri lainnya telah mendapatkan beasiswa dalam seleksi perguruan tinggi tingkat nasional.

"Selain kesehatan, alhamdulillah tiga orang santri dan santriwati kita juga berhasil mendapatkan beasiswa yang diuji secara nasional," ujar pria yang akrab disapa Ustaz Ami tersebut.

Pemuda yang baru saja menyandang gelar magister itu menekankan kepada santri untuk terus berjuang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia melihat semangat anak-anak dalam belajar baik di dalam kelas maupun dalam mengikuti program Ponpes lainnya sangat tinggi.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya santri MI dan MTs yang diwisuda telah menghapal Al-Qur'an dan hadits dalam kurun waktu yang tidak lama.

"Alhamdulillah selama satu tahun efektifnya program Tahfiz Qur'an, hanya delapan bulan sudah ada yang menuntaskan hafalannya dan itu sudah di tasmik oleh ahlinya," kata Ustaz Ami.

Di hadapan para santri dan wali santri, dia berpesan agar orang tua tetap memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, meski dengan keterbatasan ekonomi.

Sebab, menurutnya masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk bisa melanjutkan pendidikan tanpa mengkhawatirkan keuangan.

"Banyak jalan menuju Roma,untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, walaupun tidak punya uang tapi banyak beasiswa yang harus kita tempuh, sehingga tidak perlu khawatir dengan keuangan," ungkapnya.

Dia pun berpesan kepada para santri yang telah berhasil mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikannya untuk tidak sombong, menjaga solat dan berbakti kepada kedua orangtua.

Sebab kata dia, ketiga hal tersebut merupakan kunci dari kesuksesan.

"Jangan sombong, jalani hidup ini dengan biasa-biasa saja, jangan kau buat-buat hidup ini, bergayalah sesuai kemampuanmu. Jika kamu adalah emas maka di manapun kamu ditempatkan maka kamu tetap emas," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved