380 Orang Pekerja Migran Lombok Tengah Dapat Rekomendasi Bekerja ke Luar Negeri

Sebanyak 380 orang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Lombok Tengah telah diberikan rekomendasi untuk bekerja di luar negeri.

Penulis: Lalu M Gitan Prahana | Editor: Sirtupillaili
(Dok. Disnakertrans NTB)
ILUSTASI BURUH MIGRAN: Para buruh migran asal NTB diperiksa kesehatannya saat tiba di Bandara Internasional Lombok, Jumat (21/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com Lalu M Gitan Prahana

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sebanyak 380 orang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Lombok Tengah telah diberikan rekomendasi untuk bekerja di luar negeri.

Dimana sampai saat ini, terdapat 62 negara yang sudah membuka penempatan tenaga dari Indonesia.

Adapun negara yang paling banyak diminati diantaranya adalah Taiwan, Hongkong, Singapura, Arab Saudi dan Inggris.

"Termasuk Brunai Darussalam sudah buka dan Malaysia juga sudah buka, namun belum ada pemberangkatan," kata Lalu Samsul Rizal, selaku Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi, Kamis (18/5/2022).

Baca juga: Pekerja Migran Non Prosedural di NTB Rawan Jadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang

Sedangkan utuk keberangkatan menuju Inggris akan ada 52 orang pekerja migran yang akan berangkat pada priode Mei hingga Juni.

"Dimana mereka akan bekerja di berbagai sektor berbadan hukum," lanjut Lalu Samsul Rizal.

Ia mengatakan, puluhan PMI yang diberangkatkan ke Inggris tersebut merupakan calon PMI yang semula akan diberangkatkan untuk bekerja di Polandia.

"Namun akhirnya batal karena ada persoalan, sehingga mereka menarik uangnya dan memilih untuk berangkat kerja ke Inggris," terangnya.

Ia juga mempredeksikan jumlah pekerja Migran Indonesia tersebut akan terus meningkat

"Ini karena bekerja keluar negeri banyak diminati oleh warga Lombok Tengah," pungkas Lalu Samsul Rizal.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved