Pilpres 2024

Tuai Kritikan, Ini Kata Erick Thohir Soal Menteri yang Disebut Cari Perhatian untuk Pilpres 2024

Menteri BUMN, Erick Thohir turut menanggapi terkait kunjungan para menteri ke daerah yang belakangan menjadi sorotan publik.

Editor: Lalu Helmi
DOK. IDN Times
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNLOMBOK.COM - Kalangan menteri ramai mendapat kritikan.

Menteri BUMN, Erick Thohir turut menanggapi terkait kunjungan para menteri ke daerah yang belakangan menjadi sorotan publik.

Erick pun mempertanyakan alasan mengapa kunjungan para menteri akhir-akhir ini dianggap salah oleh sejumlah pihak.

Baca juga: Koalisi Golkar, PPP, dan PAN, Pilpres berpotensi Diikuti Tiga Paslon

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Kagumi Sirkuit Mandalika: Kami Siap Mendukung Apapun Pembangunannya

Padahal Erick sendiri turun ke daerah untuk membicarakan program-program BUMN seperti Bank Syariah dan PNM Mekaar kepada masyarakat.

"Saya rasa semua menteri turun ke bawah, Menteri BUMN turun ke pesantren berbicara tentang Bank Syariah, bagaimana ekonomi umat harus ditingkatkan, salah?"

"Saya turun ke desa bicara soal PNM Mekaar. Kita bekerjasama dengan Pak Mentan, beliau sekarang sedang turun juga mengenai bagaimana pupuk dan bibit bisa lebih baik Pak Mentan salah?" kata Erick dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (14/5/2022).

Erick pun menegaskan bahwa ia bersama jajaran menteri lainnya adalah pembantu presiden.

Sehingga sudah semestinya para menteri harus turun ke daerah untuk menyampaikan program-program presiden kepada rakyat.

Oleh karena itu Erick meminta semua pihak untuk tidak berpikiran sempit.

"Saya rasa kembali, kita jangan berpikiran sempit. Kami ini pembantu presiden. Kita ditugaskan oleh Bapak Presiden, semua kementerian untuk menyampaikan program-program presiden ke rakyat," imbuhnya.

KSP Ingatkan Menteri Agar Tak Pakai Fasilitas Negara Demi Kepentingan Politik

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Deputi V Kantor Staf Presiden, Jaleswari Pramodhawardani memberi peringatan kepada para menteri agar menggunakan jabatannya semaksimal mungkin untuk kepentingan negara.

Terutama untuk membantu jalannya agenda presiden demi kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat.

Pasalnya menurut Jaleswari, jabatan menteri ini memiliki kewenangan yang besar.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved