MXGP Samota 2022
Akomodasi MXGP Samota 10 Ribu Kamar: Hotel Berbintang, Hotel Terapung, hingga Camping Ground
Dispar NTB harus mempersiapkan akomodasi untuk 20 persen penonton MXGP Samota untuk selain penonton lokal
Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Patayatul Wahidah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Yusron Hadi memperkirakan jumlah akomodasi kamar penginapan yang dibutuhkan dalam gelaran event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota sekitar 10 ribu kamar.
Dengan asumsi dominan merupakan penonton lokal sebesar 80 persen, sehingga Dispar NTB harus mempersiapkan akomodasi untuk 20 persen penonton MXGP Samota.
“Kira-kira ya 10 ribu kamar yang harus tersedia,” kata Yusron di Mataram, Senin (9/5/2022).
Baca juga: Promo MXGP Samota Hiasi Kapal Ferry di Pelabuhan Poto Tano, Pertanda Kesiapan dan Antusiasme
Saat ini akomodasi yang tersedia di Pulau Sumbawa baik hotel berbintang, homestay hingga camping ground berkisar 8 ribu kamar penginapan.
Sedangkan di Kabupaten Sumbawa terdapat 5 ribu kamar penginapan.
Alternatif penginapan selain hotel dan homestay, kata Yusron, berasal dari kapal terapung, dan camping ground.
“SEG (Samota Endurance Gemilang) juga sedang berkomunikasi dengan salah satu perusahaan yang bisa menyediakan kapal terapung ini,” jelasnya.
Nantinya kapal terapung akan disesuaikan ukurannya sehingga dapat bersandar di Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa tanpa ada lagi perbaikan di pelabuhan tersebut.
Dengan adanya kapal terapung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akomodasi MXGP Samota.
Yusron menilai karakteristik penonton MXGP berbeda dengan penonton MototGP dalam pemilihan lokasi menginap.
“Saya kira penonton motor cross ini lebih mudah barangkali memilih tempat menginap dibandingkan MotoGP yang harus berbintang dan sebagainya,” terang Yusron.
Terkait ketersediaan akomodasi ini, kata Yusron, harus memperhitungkan pula untuk kru dan pembalap MXGP.
Sekitar 500 personel kru dan pembalap yang akan menginjakkan kaki di Pulau Sumbawa sehingga akomodasi yang diperlukan berkisar 250 kamar.
Hotel bintang tiga yang disediakan oleh Dispar NTB untuk 500 kru dan pembalap tersebut berada di Sumbawa maupun Kabupaten Sumbawa.
Baca juga: Gubernur Zulkieflimansyah: Kita Menjadi Pemain Dunia dalam Event MotoGP dan MXGP
“Pengalokasian tempat menginap kru dan pembalap ini standar tiga dan tentu saja mempunyai daya tarik wisata,” bebernya.
Ini merupakan satu cara yang dilakukan untuk mempromosikan pariwisata di Sumbawa.
“Nah ini juga yang menjadi atensi kita semua,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/pengendara-motor-trail-saat-berhenti-di-lokasi-mxgp-sumbawa-untuk-berfoto.jpg)