Tuan Guru Bajang

TGB Ungkap Empat Kunci Kesuksesan di Acara Silaturrahmi Pendidikan YPH PPD NWDI

TGB menyebut suksesnya pencegahan Covid-19 adalah bentuk keiklasan masyarakat dalam menjalankan peraturan yang di berikan pemerintah, secara ikhlas.

Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi dan Rais Aam Dewan Mustasyar PB NWDI TGH Yusuf Makmun di acara silaturrahmi pendidikan di Gor Hamzanwadi YPH PPD NWDI Sabtu (7/5/2022) 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi menyampaikan pidaton di hadapan ribuan jamaah di Gor Hamzanwadi saat acara silaturrahmi pendidikan, yang diadakan YPH PPD NWDI,  Sabtu (7/5/2022).

TGB menyebut suksesnya pencegahan Covid-19 adalah bentuk keiklasan masyarakat dalam menjalankan peraturan yang di berikan pemerintah, secara ikhlas.

"Melandainya kasus Covid di Nusa Tenggara Barat (NTB) bentuk dari adanya 4 kunci kesuksesan yakin, sabar, ikhlas, dan istikomah," jelasnya.

Baca juga: Jadwal Kapal KM Kirana VII Tanggal 8 Mei hingga 18 Mei 2022, Rute Penyeberangan Lombok-Surabaya

Baca juga: Sekda Lombok Tengah Klaim Libatkan Warga Lokal dalam Penyelenggaraan Motocross di Desa Lantan

Dengan melandainya kasus Covid-19 di NTB menurut TGB sapaan akrabnya, merupakan berkah yang luar biasa. 

"Setelah 2 tahun kita saling mendoakan dan bersilaturrahmi melalui WatshApp, di tahun ini kita bisa kembali bertatap muka," ujarnya.

"Rasanya kita kangen dalam berduduk bersama, alhamdulillah di hari ini bisa terlaksana, berkat rahmat dari Allah SWT," sambungnya.

Ia menyebut, nikmat bersilaturrahmi secara langsung itu berbeda, walaupun tehnologi telah membantu kita dalam bersilaturrahmi secara virtual, tetapi rasa bertemu secara langsung itu lebih istimewa.

"Kita bersyukur hari ini, in sya allah dengan menjalankan ke 4 kunci suksek yakni yakin, sabar, ikhlas, dan istikomah insya Allah akan berjalan sesuai harapan," terangnya.

Menurutnya setiap apa yang disampaikan pemerintah adalah berkat dari kemaslahatan ummat.

"Empat kunci tadi juga merupakan nilai dari NWDI. Dengan nilai itu mudah mudahan perjalanan NWDI selanjutnya juga akan dimudahkan oleh Allah SWT," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga sebagai Ketua Umum (Ketum) mewakili semua pengurus NWDI di hadapan ribuan lebih jamaah, ia menyampaikan permohonan maafnya.

"Tidak semua tempat ada tradisi berucap dan dijawab. Guru mengucap dijawab oleh murid, pemimpin menyampaikan masyarakat menjawabnya, Minal adin walfaizin wal makbulin," ucapnya.

Tradisi ini melekat di tubuh NWDI yang di ajarkan maulana syaikh, yang dimana bertujuan ingin menyambung diri, baik itu bahasa, tutur, kata, setiap jamaah yang ada.

"Di kesempatan ini juga saya mengajak untuk kita satu hati bersama sama, meyakini bahwa NWDI ini adalah milik kita bersama dan harus menjaganya bersama," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved