Minggu, 26 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Konflik Rusia vs Ukraina

Presiden Putin Minta Maaf pada Israrel Setelah Menterinya Sebut Hitler Keturunan Yahudi

Presiden Rusia Vladimir Putin harus turun tangan. Dia meminta maaf atas kekhilafan menterinya itu.

Editor: Dion DB Putra
Britannica
Adolf Hitler. 

TRIBUNLOMBOK.COM,YERUSALEM - Pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membuat Isrel Marah. Lavrov menyebut Adolf Hitler keturunan Yahudi.

Presiden Rusia Vladimir Putin harus turun tangan. Dia meminta maaf atas kekhilafan menterinya itu.

Hari Kamis (5/5/2022), Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta maaf atas komentar menteri luar negerinya yang mengeklaim Adolf Hitler memiliki keturunan Yahudi.

Baca juga: Simak Arti 9 Mei Bagi Rusia yang Diyakini Jadi Hari Putin Akan Deklarasikan Perang dengan Ukraina

Baca juga: UEFA Resmi Larang Rusia Mengikuti Semua Kompetisi Sepak Bola Eropa Musim 2022-2023

Dilansir Reuters, Putin juga mengatakan kepada Bennett via telepon bahwa Rusia akan mengizinkan jalur sipil dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di pelabuhan Mariupol Ukraina melalui koridor kemanusiaan yang ditangani PBB dan Palang Merah.

Presiden Vladimir Putin.
Presiden Vladimir Putin. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Kantor PM Bennett mengatakan perdana menteri Israel telah meminta jalan sipil dari pabrik baja setelah percakapan sebelumnya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Pemerintah Israel mengecam Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov minggu ini karena mengatakan Adolf Hitler memiliki akar Yahudi.

Israel menggambarkan pernyataan itu sebagai kebohongan "tak termaafkan" yang merendahkan kengerian Holocaust Nazi.

Lavrov membuat komentar pada hari Minggu (1/5/2022) ketika ditanya mengapa Rusia mengatakan perlu "mendenazifikasi" Ukraina jika Zelensky sendiri adalah orang Yahudi.

Setelah panggilan telepon dengan Putin, PM Bennett mengatakan dia telah menerima permintaan maaf dan berterima kasih kepada pemimpin Rusia itu.

Dia menyebut Putin "mengklarifikasi rasa hormatnya kepada orang-orang Yahudi dan kenangan akan Holocaust."

Israel, yang telah berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Kyiv dan Moskwa, telah bertindak sebagai perantara.

Ini terjadi meski seorang pejabat Israel mengatakan Bennett telah menangguhkan upaya tersebut pada akhir Maret untuk menangani serentetan serangan jalanan Arab di Israel.

Panggilan telepon terakhir dengan Putin dan Zelenskiy juga menunjukkan bahwa Israel mungkin akan melanjutkan upaya mediasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Menterinya Sebut Hitler Keturunan Yahudi, Putin Minta Maaf pada Israel

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved