Pedagang Takjil Nikmati Berkah Ramadhan, Produksi Kue Basah Meningkat 3 Kali Lipat

Berkah Ramadhan 1443 H dirasakan pedagang takjil di Pasar Bertais, Kota Mataram. Mereka kembali bergairah setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19

Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/PATAYATUL WAHIDYAH
Kue sarimuka salah satu takjil favorit warga Lombok 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Berkah Ramadhan 1443 H dirasakan pedagang takjil di Pasar Bertais, Kota Mataram.

Fauziah, salah seorang pedagang kue basah di Pasar Bertais kini bisa bergembira setelah dua tahun pandemi Covid-19 yang membuat usahanya lesu.

Ramadhan kali ini disebutnya sebagai buah dari kesabaran panjangnya.

Bagaimana tidak, selama dua tahun terakhir dirinya menjual takjil hanya berdasarkan pesanan.

Pasar disebutnya sepi dari arus ekonomi selama Covid-19 merajalela.

Baca juga: Pekan Kedua Ramadhan Harga Cabai Kian Pedas, Naik Hingga 60 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Sarimuka, Kue Manis Legit yang Jadi Takjil Favorit Warga Lombok Saat Ramadhan

Selama pandemi tersebut dirinya hanya mampu memproduksi empat hingga 5 kilogram adonan kue basah setiap harinya.

Itu pun tidak setiap hari ludes dibeli.

Tidak jarang, dirinya harus membawa kembali kue basah yang telah dibuatnya tersebut.

“Dulu sepi waktu corona itu, jarang yang belanja juga,” kata Fauziah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved