Bulan Ramadhan

Sambut Nuzurul Quran, Ponpes Rumah Quran NW Ajak Santri Cinta Al-Quran Melalui Karantina Ramadhan

Ponpes RQNW juga dari tanggal 2 Ramadhan sampai dengan tanggal 25 Ramadhan membua kegiatan yang dinamakan Karantina Ramadhan.

Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Lalu Helmi
Istimewa
Santri di Ponpes RQNW 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Pertengahan bulan Ramadhan atau tepatnya 17 ramadhan dipahami sebagai waktu terjadinya Nuzulul Quran (Turunnya Al Quran).

Peristiwa ini sering diperingati dengan semarak.

Baca juga: Sosok Lalu Muhammad Khairurrazaq, Hafiz NTB yang Wakili Indonesia di MTQ Amerika Serikat

Baca juga: Mengenal Peristiwa Nuzulul Quran: Asal-usul, Keistimewaan, hingga Amalannya

Selain Masjid dan Mushalla, tak ikut ketinggalan Pondok Pesantren (Ponpes) menjalankan berbagai kegiatan untuk ikut menyemarakkan peristiwa bersejarah dalam penyebaran agama islam ini.

Seperti yang di lakukan Ponpes Rumah Quran Nahdlatul Wathan (RQNW) di Jalan Raya Santri, Montor Sugia, Desa Toya, Kecamatan Aikmel Utara, Lombok Timur.

Selain akan di adakannya pengajian Umum yang di isi oleh Prof Dr. TGKH Fahrurrozi Dahlan 18 April 2022 mendatang.

Ponpes RQNW juga dari tanggal 2 Ramadhan sampai dengan tanggal 25 Ramadhan membua kegiatan yang dinamakan Karantina Ramadhan.

Kepada TribunLombok.com Husnul Haetami selaku pimpinan Ponpes RQNW menyampaikan maksud dan tujuan dari Karantina Ramadhan Jumat (15/4/2022).

"Contoh paling nyata dari memahami Al-Quran adalah "Ikroq" membaca, dan Karantina Ramadhan selain sebagai ajang penghafalan, makna mendalam sebenarnya adalah membangun minat baca Quran bagi setiap masyarakat," terangnya.

Umat muslim berlomba dalam mendapatkan kebarokahan di bulab Ramadhan ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved