Bola Basket

Pebasket Muda Indonesia Ini Cetak Sejarah di Amerika Serikat, Makin Dekat Tembus NBA

Keputusan Derrick bermain di Grand Canyon membuat langkahnya mencapai kompetisi NBA semakin dekat.

Editor: Dion DB Putra
Dok pribadi
Erick Thohir (kiri) bangga dengan langkah Derrick Michael Xzaverrio yang bergabung dengan Grand Canyon University dan bermain di kompetisi elite bola basket antarpelajar Amerika Serikat, NCAA. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pebasket muda asal Indonesia, Derrick Michael Xzaverrio
mencetak sejarah di Amerika Serikat.

Derrick ikut kompetisi elite antarpelajar Amerika Serikat, NCAA. Dia merupakan orang Indonesia pertama yang bermain di NCAA.

Derrick Michael Xzaverrio akan bergabung dengan salah satu tim peserta NCAA, Grand Canyon University, mulai tahun ajaran mendatang.

Baca juga: Momen Kyrie Irving Berbuka Puasa saat Pertandingan Basket NBA, Menikmati Buah di Bangku Cadangan

Baca juga: Tim Muda Dertien Jetz-B Tundukkan Rajawali Dalam Pertandingan Basket Mafut Champions 2022

Pria muda kelahiran 1 April 2003 itu sebelumnya sempat menjadi bagian dari NBA Global Academy, yaitu program yang mempersiapkan talenta-talenta basket terbaik dari seluruh penjuru dunia untuk menjadi pemain NBA.

Keputusan Derrick bermain di Grand Canyon membuat langkahnya mencapai kompetisi NBA semakin dekat.

Menteri BUMN yang juga anggota FIBA Central Board asal Indonesia, Erick Thohir berbangga dengan langkah alumni Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan tersebut.

"Saya pertama kali tahu dan bertemu dengan Derrick Michael saat berusia 16 tahun di tahun 2019," kata Erick Thohir dalam rilisnya.

"Karena Derrick orang kita, saya memantau dan memperhatikan kualitasnya yang memang sangat diperlukan timnas kita yang sangat butuh pemain berkualitas, terutama yang mempunyai postur tinggi atau di atas dua meter lebih."

"Jadi saya senang dan bangga jika kini ia bisa bergabung di Divisi I NCAA karena itu akan makin menambah jam terbang, meningkat kualitasnya, dan itu akan sangat berguna bagi karier basketnya," kata Erick Thohir.

Postur tinggi Derrick Michael juga turut menarik perhatian Erick Thohir untuk membangun skuad timnas basket Indonesia.

"Kita perlu 4-5 orang yang tingginya 2 meter lebih. Kita melihat ada alternatif, selain naturalisasi, juga ada pemain muda seperti Derrick yang masih berusia muda."

"Ini sebagai bagian dari strategi long-term untuk membangun timnas yang solid," jelas mantan pemiliki Inter Milan tersebut.

"Apalagi dengan tantangan akan bertanding di FIBA Asia Cup 2022, dan juga harus berada di posisi delapan besar agar bisa lolos bertanding di Piala Dunia 2023, maka keberadaan pemain-pemain muda, berkualitas, dan punya tinggi dua meter jadi kunci," tambahnya.

Derrick Xzaverrio akan mulai berlaga bersama Grand Canyon University pada medio Oktober 2022, di mana periode tersebut merupakan periode bagi tim-tim NCAA untuk menjalani masa persiapan pra-musim.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved