Minggu, 10 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Sosok dan Peran Pengemudi Safety Car Sirkuit Mandalika

Denny Pribadi merupakan sosok di balik pengemudi safety car Sirkuit Mandalika

Tayang:
Penulis: Sinto | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Denny Pribadi
Denny Pribadi berdiri di samping Kendaraan listrik BMW 330e M Sport Safety Car Sirkuit Mandalika 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Denny Pribadi merupakan sosok di balik pengemudi safety car Sirkuit Mandalika.

Sirkuit Mandalika memiliki mobil BMW yang merupakan mobil khusus safety car Sirkuit Mandalika dengan merek BMW 330e M Sport.

Kendaraan listrik BMW 330e M Sport ini juga telah digunakan pada sesi tes pramusim terakhir jelang MotoGP musim ini dan ajang MotoGP itu sendiri yang digelar pada tanggal 18-20 Maret 2022.

"Safety car kalau yang dari Dorna sudah ada khusus pengemudinya sendiri," jelasnya kepada Tribunlombok.com, Senin (4/4/2022) sore.

Jeda Balapan Internasional di Sirkuit Mandalika Bisa Diisi dengan Balapan Nasional

Selama tes pramusim dan saat official event beberapa waktu yang lalu, Denny bersama Priandhi Satria Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selalu mengecek kesiapan lintasan sirkuit sebelum dimulainya balapan.

"Pada saat sesi pramusim maupun official race mulai dari sesi free practise, Qualifiyng hingga race-nya sendiri saya selalu setiap pagi cek lintasan Sirkuit Mandalika," tutur Denny.

Pengecekan lintasan itu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan aspal sirkuit Mandalika itu siap digunakan untuk ajang balapan.

Bukan hanya mengecek kesiapan aspal namun Denny bersama Priandhi Satria dan Direktur Teknik dan Operasi MGPA, Samsul Purba, selalu memastikan tidak ada serpihan bekas jatuhnya pembalap di lintasan.

Baca juga: MGPA akan Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sirkuit Mandalika, Wujud Syukur Kesuksesan MotoGP

Keberadan serpihan motor pembalap yang mengalami crash dapat membahayakan keselamatan pembalap selama race berlangsung.

Serpihan tersebut bukan hanya ada di area aspal namun juga biasanya paling banyak terletak di area gravel sirkuit.

"Saya selalu melihat aspal dan kondisi terkini tempat pembalap mengalami crash pagi-pagi sebagai bentuk tanggung jawab utama, keselamatan, kelancaran, dan kepercayaan mereka semua atas terselenggaranya event balapan internasional di Sirkuit Mandalika," tutur pria lulusan Universitas Kristen Petra Surabaya ini.

Selama menjadi safety car ia selalu memastikan jika kerikil-kerikil atau gravel yang ada di sirkuit Mandalika merupakan kerikil murni tanpa tambai serpihan motor pembalap yang crash.

Selain menjadi safety car BMW 330e M Sport dirinya juga merupakan koordinator trek sirkuit Mandalika.

Selama menjalani tugasnya sebagai koordinator trek sirkuit dirinya mengaku mungkin tidak akan pernah berada di sirkuit Mandalika.

Kegembiraannya begitu mendalam karena selain bekerja di sirkuit dirinya langsung mengaplikasikan ilmu yang ia dapatkan karena dirinya merupakan pecinta otomotif dan pembalap nasional mobil.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved