Ketua DPRD Kota Bima Minta Polisi Patroli Malam Hari, Pasca-teror Pemanahan

Teror pemanahan Orang Tak Dikenal (OTK), mulai menjadi atensi banyak pihak. 

TribunLombok.com/Atina
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Teror pemanahan Orang Tak Dikenal (OTK), mulai menjadi atensi banyak pihak. 

Satu di antaranya, datang dari Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, kepada TribunLombok.com, Jumat (25/3/2022). 

Politisi Partai Golkar ini mengaku, sudah mengetahui insiden pemanahan di Kelurahan Lewirato jauh sebelum pemberitaan di media massa. 

"Sebelum naik di berita, di medsos juga, itu saya sudah tahu lebih dulu sesaat setelah kejadian, ada laporan dari warga," akunya. 

Alfian meminta Kapolres Bima Kota, mulai intens berpatroli pada malam hari. 

Baca juga: Minyak Goreng Curah di Pasar Kebon Roek Masih Mahal

Baca juga: Pasca Insiden Penembakan dan Pemanahan OTK, Warga Lewirato Kota Bima Perketat Patroli Malam

"Kami minta tolong pak kapolres, mulai rutin patroli malam tiap hari," pintanya. 

Menurut Alfian, ini penting dilakukan sebagai bentuk pencegahan dan juga bisa segera mengetahui ketika ada kejadian. 

Dengan patroli malam yang diintensifkan dan juga diperketat, maka para terduga pelaku yang beraksi bisa ditangkap. 

"Bila perlu, nggak jadi mereka itu manah-manah karena polisi sudah rajin patroli," harapnya. 

Selain itu, Alfian juga meminta kerjasama seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menciptakan kondusifitas daerah. 

Ia menyebutkan, NTB saat ini sedang menjadi perhatian internasional setelah MotoGP Mandalika 2022 di Pulau Lombok. 

Baca juga: Melaju ke Semifinal, Persebi U-17 NTB Catat Sejarah Baru di Piala Soeratin

Setelah itu pun lanjutnya, masih akan ada event MXGP di Sumbawa sehingga Bima sebagai daerah penyangga harus mampu ciptakan kondisi yang kondusif. 

"Sangat disayangkan ketika Bima dikenal sebagai daerah ekstrim. Padahal tidak seperti itu juga. Butuh perubahan mindset dan perilaku, juga kerjasama semua pihak," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved