NTB
Aksi Pemanah Misterius di Bima Terekam CCTV, Seorang Remaja Jadi Korban
Penulis: Atina | Editor: Lalu Helmi
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina
TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Kasus pemanah misterius oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), terus bermunculan di Kabupaten Bima.
Modusnya sama, pelaku menggunakan sepeda motor kemudian secara acak memanah siapapun yang ditemukan di pinggir jalan.
Aksi kali ini, tertangkap CCTV yang terletak di dekat lokasi tempat korban sedang duduk bersama rekan lainnya, yakni di jalan lintas Tente - Karumbu Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Dari waktu yang tertera dalam CCTV, diketahui kejadian terjadi sekira pukul 22.27 WITA, Minggu (20/3/2022).
Korban inisial AM, usia 16 tahun asal Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Dalam rekaman CCTV terlihat, pelaku menggunakan sepeda motor dan langsung membidik anak panah.
Korban yang sedang duduk bersama rekan lainnya, mencoba menghindar dengan mengangkat tangannya.
Nahas, AM terkena anak panah yang terbuat dari besi itu dan mengenai lengan bagian atasnya.
Kapolsek Woha, AKP Saiful Anhar yang dikonfirmasi via ponsel membenarkan adanya kejadian pemanah misterius di Desa Nisa Kecamatan Woha.
"Iya benar dan itu terekam CCTV," ujarnya.
Hingga saat ini, pihaknya masih menyelidiki pelaku karena masih berstatus Orang Tidak Dikenal (OTK).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Nisa Syafruddin Syamsu yang dikonfirmasi, juga membenarkan kejadian tersebut.
Akibatnya, satu warga terkena anak panah di bagian tangan kanan.
Korban sebelumya sempat dirawat di puskesmas terdekat.
Namun karena tancapan anak panah cukup dalam, sehingga dilarikan ke RSUD Bima.
"Informasi terakhir korban masih dirawat di RSUD Bima. Sementara pelaku tidak berhasil diamankan. Kini masih diburu pihak kepolisian," jelasnya saat dihubungi via HP, Senin sore (21/3/2022).
Kejadian serupa kata Syafruddin juga terjadi pada Sabtu malam (19/3) sekira pukul 04.00 WITA.
Saat itu tidak ada korban luka-luka, namun para pelaku masuk pemukiman hingga melempar rumah dan merusak lapak warga.
"Ada juga satu mobil yang terparkir, dirusak para pelaku. Kaca mobil milik warga saya hancur," terangnya.
Pelaku beraksi menggunakan empat motor, dengan masing-masing berbonceng dua.
Setelah merusak, para pelaku langsung meninggalkan wilayah setempat.
"Masyarakat saat itu terlelap tidur. Makanya pelaku tidak sempat dikejar," bebernya.
Syafruddin tidak mengetahui pasti siapa dibalik para pelaku dan menyerahkannya ke pihak berwajib untuk menyelidikinya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/tangkapan-layar-dari-video-detik-detik-pemanah-misterius.jpg)