Berita Bima

Usai Nonton MotoGP Mandalika 2022, Presiden Jokowi Bakal ke Bima

Menurut rencana, Presiden Jokowi akan meresmikan secara langsung bantuan rumah relokasi di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Presiden Joko Widodo tiba di paddock Sirkuit Mandalika menggunakan motor kustom Kawasaki W175, Kamis (13/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Presiden RI Joko Widodo bakal ke Bima usai nonton MotoGP Mandalika di Lombok.

Kabar kedatangan Presiden Jokowi ini disampaikan Dinas Perkim Kabupaten Bima, Selasa (15/3/2022).

"Kabar yang kami terima dari balai perumahan provinsi begitu. Tapi dia baru bertolak ke sini usai balapan MotoGP Mandalika," jelas Kabid Perumahan, Dinas Perkim Kabupaten Bima Roslina.

Baca juga: Sertifikat Jaminan Hilang, Nasabah Bank Syariah Indonesia di Bima Protes

Baca juga: Bantuan Lewat Anggaran APBD Kota Bima Belum Cukup Akomodir 756 Disabilitas

Rencananya, kata Roslina, Presiden Jokowi akan meresmikan secara langsung bantuan rumah relokasi di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Saat ini, aku Roslina, pihaknya terus menggenjot pendataan dan verifikasi ulang terhadap warga penerima manfaat rumah relokasi.

Dari 185 unit sasaran, yang baru terdata siap menempati rumah tersebut kini mendekati angka 50 persen.

Yakni warga yang tersebar di lima desa di Kecamatan Bolo, Woha, dan Madapangga.

"Sementara warga di beberapa desa di Kecamatan Monta sama sekali belum diverifikasi," bebernya.

Ia memastikan, penerima bantuan akan jatuh di tangan warga dengan kualifikasi yang telah ditentukan.

Seperti yang rumahnya hanyut, rusak berat, dan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.

"Mereka baru bisa menempati rumah relokasi, harus siap lepas hak kepemilikan lahan dan rumah di desa masing-masing ke pemerintah daerah," jelasnya.

Pelepasan hak tersebut disertai dengan bukti sertifikat tanah atau surat keterangan dari pemerintah desa masing-masing.

"Kalau tidak ada berkas itu, mereka tidak boleh dapat bantuan rumah relokasi," tegasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved