NTB
Dinkes NTB: Penonton MotoGP Tidak Perlu Menerapkan Skema Travel Bubble
Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Patayatul Wahidah
TRIBUNLOMBOM.COM, MATARAM – Penonton tidak perlu menerapkan skema travel bubble dalam gelaran MotoGP mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri, menyebut penonton MotoGP terhitung sebagai Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).
Kalau pun penonton merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), karantina dilakukan di Jakarta atau Bali karena NTB tidak memiliki akses bandara langsung dari luar ngeri.
“Kita kan memang tidak flight langsung ya. Kalau PPLN pun atau PPDN yang dari luar negeri meski akan enter point nya di Bali atau di Jakarta. Mereka sudah melakukan karantina di situ,” terang Fikri saat ditemui Tribunlombok.com, Rabu (9/2/2022).
Baca juga: Menuju MotoGP Mandalika, ITDC Kalah Gugatan Warga Lokal di Mahkamah Agung
Sedangkan skema travel bubble diterapkan untuk pembalap dan kru MotoGP disebabkan mereka melakukan penerbangan langsung ke NTB.
Kemudian karantina selama lima hari diberlakukan dengan memastikan setiap orang yang berinteraksi dengan pembalap dan kru telah dipastikan Negatif Covid-19.
Sementara untuk penonton MotoGP nantinya diwajibkan untuk melakukan PCR atau swab antigen dan mengakses aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat untuk menyaksikan ajang balap motor berkelas dunia tersebut.
“Tapi dari pengalaman WSBK lalu kan rata-rata sudah melakukan PCR di sana dalam keadaan negatif dan telah mengakses peduli lindungi, itulah syaratnya untuk masuk nanti,” jelasnya.
Baca juga: Menteri Sandiaga Uno Ingatkan Semua Pihak Perkuat Prokes saat MotoGP Mandalika
Kadikes menyebut akses peduli lindungi di setiap pintu masuk saat event MotoGP akan ketat diberlakukan.
Berkaca dari pengalaman saat WSBK penggunaan aplikasi peduli lindungi ini sangat membantu dalam menyaring penonton.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/alu-hamzi-fikri-bicara-mengenai-skema-penonton-motogp.jpg)