Breaking News:

Dilaporkan karena Cuitannya Disebut SARA, Ferdinand Hutahaean: 'Saya Kooperatif, Gak Pakai Kabur'

Laporan tersebut dibuat aktivis Islam yang tergabung dalam organisasi Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan.

Editor: Irsan Yamananda
Tribun Wow/net
Eks Kadiv Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, ia dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas kicauannya di Twitter.

Laporan tersebut dibuat aktivis Islam yang tergabung dalam organisasi Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan.

Mengenai hal ini, Ferdinand angkat bicara.

Ia mengaku sudah mengetahui pelaporan tersebut.

Ferdinand mengatakan bahwa dirinya menghormati dan menghargai hak hukum dari BMI sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca juga: Ujaran Kebencian Ceramah Hina Makam Keramat Lombok, Ustaz MQ Masih Berstatus Saksi

Baca juga: Kasus Kejahatan Siber di NTB Tahun 2021 Didominasi Ujaran Kebencian

Ferdinand Hutahaean saat menjabat tim sukes Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Ferdinand Hutahaean saat menjabat tim sukes Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

"Saya pun sebagai warga negara yang baik, tentu akan menjalani proses hukum kalau memang akan diproses," kata Ferdinand saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/1/2022).

Ia lalu mengklarifikasi cuitan yang diperkarakan.

Menurut Ferdinand, twitnya tidak menyasar orang atau kelompok agama tertentu.

"Jadi, kalau ada yang mengait-ngaitkannya dengan agama tertentu, saya pikir, ini hanya sedang berupaya mencari-cari kesalahan saya saja," tutur dia.

Baca juga: Sikapi Dugaan Ujaran Kebencian, Sekda NTB Beri Pesan ke Warga

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved