Breaking News:

Cerita PMI Korban Kapal Karam di Malaysia, Nekat Lewat Jalur Tikus Meski Dilarang Keluarga

Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang jadi korban kapal karam di Malaysia bertaruh nyawa demi sesuap nasi.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
KORBAN MENINGGAL: Jenazah para PMI korban kapal karam dimasukkan ke dalam ambulans saat tiba di Bandara Internasional Lombok, Rabu 5 Januari 2022. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang jadi korban kapal karam di Malaysia bertaruh nyawa demi sesuap nasi.

Mereka berani menantang bahaya untuk menggapai harapan memperbiki nasib.

Tapi sayang, takdir berkata lain.

Belum sampai di negara tujuan, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang dan karam, 15 Desember 2021.

Baca juga: Rekam Jejak Anggota Sindikat TPPO di Lombok Timur Rekrut PMI Korban Kapal Karam di Malaysia

Sebanyak 14 orang warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kapal nahas tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga yang mendapat kabar duka pun tidak kuasa menahan tangis. Mereka kehilangan sosok orang yang dicintai.

Terlebih, sebagian besar para korban merupakan tulang punggung keluarga.

Mereka pun nekat merantau ke Malaysia karena ingin memperbaiki perekonomian keluarga.

Baca juga: Jenazah PMI Korban Kapal Karam di Malaysia Dipulangkan ke NTB, BP2MI Buru Para Calo

Termasuk untuk biaya pendidikan anak-anaknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved