Breaking News:

CPNS NTB

Kronologi Oknum Jaksa di NTB Jadi Calo CPNS, Minta Mahar Rp 200 Juta Seleksi CPNS Kejaksaan 2021

Korban penipuan seleksi CPNS Kejaksaan oknum jaksa Kejati NTB menjalani klarifikasi, Selasa, 4 Januari 2022

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Gedung Kantor Kejati NTB. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Korban penipuan seleksi CPNS Kejaksaan oknum jaksa Kejati NTB menjalani klarifikasi, Selasa, 4 Januari 2022.

Korban inisial MS, warga Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah memberikan keterangan kepada pemeriksa pada Bidang Pengawasan Kejati NTB di Mataram.

Dalam keteranganya, MS menceritakan kronologis awal mula dia dimintai sejumlah uang untuk meluluskan anaknya berinisial NI dalam seleksi CPNS Kejaksaan RI tahun 2021.

MS melalui kuasa hukumnya, Muhammad Apriadi Abdi Negara mengatakan, dirinya ditawari oknum jaksa berinisial EP.

Baca juga: Warga Kembali Pagari Lahan KEK Mandalika karena Tanah Tak Kunjung Dibayar

“EP ini menawarkan diri setelah mengetahui pelapor daftar CPNS,” ucap Apriadi usai mendampingi kliennya.

Pada Jumat, 20 Agustus 2021 MS dan EP bertemu di rumah Dinas pegawai kejaksaan inisial JT di Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Keduanya bari kali pertama bertemu setelah EP menawarkan diri untuk membantu anak MS yang saat itu sedang mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan.

Selanjutnya, MS dan EP bertukar nomor telepon Whatsapp.

Baca juga: Korban Oknum Jaksa di NTB Calo CPNS Bertambah, Diminta Rp 75 Juta pada Seleksi CPNS Kejaksaan

Rabu, 25 Agustus 2021, EP menghubungi MS untuk menanyakan perkembangan kesiapan MS untuk menerima EP sebagai jalur suksesi kelulusan CPNS Kejaksaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved