Breaking News:

Keluarga Supriadi Terisolir Setelah Gang Rumah Ditutup Tetangga, Ini Pengakuan Pemilik Tanah

Keluarga Supriadi (49), warga Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram sampai saat ini masih terisolir di

TribunLombok.com/Sirtupillaili
TERISOLIR: Supriadi dan keluarganya di Kota Mataram terkurung di rumah sendiri karena dua gang rumahnya ditutup tetangga. Keluarga ini untuk sementara keluar masuk melalui lubang kecil yang tembus ke dalam rumah tetangga. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Keluarga Supriadi (49), warga Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram sampai saat ini masih terisolir di rumah mereka.

Dua gang yang selama ini menjadi akses masuk ke rumahnya ditutup tetangga sendiri.

Tujuh orang anggota keluarga yang tinggal di rumah Supriadi kini kesulitan beraktivitas.

Anak, istrinya, dan saudaranya tidak bebas keluar masuk rumah jika ingin bekerja atau belanja kebutuhan sehari-hari.

Bila ingin keluar, mereka harus melewati kamar mandi dan rumah tetangga yang dalam proses pembangunan.

Supriadi yang sehari-hri bekerja serabutan ini hanya bisa menunggu pemerintah turun tangan menyelesaikan persoalan keluarganya.

Sementara tetangga, pemilik tanah tetap menutup akses tersebut karena merupakan haknya.

Baca juga: 70 Orang Pendaki Ditelantarkan Guide Gunung Rinjani asal Bogor, TNGR Buru Pelaku  

Musbah, pemilik tanah yang ditemui TribunLombok.com menjelaskan, sebelum menutup akses jalan tersebut mereka sudah bicara baik-baik.

Karena Supriadi menyadari lahan itu bukan tanahnya, dia pun menerima gang rumah tersebut akhirnya ditutup.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved