Breaking News:

Buruh Harian di Mataram Terancam Dipenjara 7 Tahun karena Miliki Narkoba

Pria berinisial LMR (34), seorang buruh harian asal Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram ditangkap polisi.

Dok. Polresta Mataram
NARKOBA: Tersangka kasus narkoba LMR tertunduk di hadapan Kasat Narkoba AKP I Made Yogi Purusa Utama, dalam keterangan pers, Senin (29/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pria berinisial LMR (34), seorang buruh harian asal Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram ditangkap polisi karena memiliki narkoba jenis sabu sebanyak 52 gram brutto.

”Tersangka ini memang sudah lama kita incar dan baru saat operasi kali ini berhasil kita amankan,” kata Kapolresta Mataram Kombespol Heri  Wahyudi, dalam keterangan pers, di Gedung Graha Wira Pratama, Polresta Mataram, Senin (29/11/2021).

Tersangka yang lama diincar akhirnya berhasil dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba di wilayah Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Sabtu (28/11/2021), pukul 18.30 Wita.

”Operasi penggrebekan berawal dari laporan masyarakat, bahwa di daerah itu diduga akan ada transaksi narkoba,” katanya.

Baca juga: Penerima Vaksin Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna Bisa Langsung Umrah

Baca juga: BIKIN BANGGA Siswa SMK 3 Mataram Bikin Mobil Listrik ala Formula E

Baca juga: Gadis Pelajar Kota Bima Tewas Tak Wajar di Kamarnya

Atas dasar informasi itu anggota Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan pengintaian, dilakukan proses penangkapan terhadap tersangka.

”Saat dilakukan penangkapan Tim Resnarkoba melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh aparat lingkungan setempat dan masyarakat sekitar, " ungkap Heri.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang yang diduga sabu seberat brutto 52 gram dan segera diamankan petugas bersama 1 buah handphone dan uang tunai senilai Rp 5 juta.

”Saat ini tersangka LMR berikut barang bukti telah diamankan di Polresta Mataram, " paparnya.

Kasat Narkoba AKP I Made Yogi Purusa Utama menambahkan, pasal yang disangkakan terhadap tersangka yaitu 114, berikut 112 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved