Breaking News:

Berita Lombok

ITDC Pastikan Pengembangan Mandalika Memperhatikan Animal Welfare

Menanggapi isu terkait anjing mati di sekitar Mandalika, ITDC menyatakan penanganan anjing liar di dalam kawasan dengan prinsip animal welfare

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Seekor anjing berkeliaran di area parkir Sirkuit Pertamina Mandalika di Lombok Tengah, Selasa (9/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Dalam pengembangan destinasi pariwisata, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memperhatkan prinsip-prinsip pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro dalam keteranga pers mengatakan, ITDC berkomitmen untuk selalu menghormati hak masyarakat serta menjaga keberlangsungan kehidupan lingkungan sekitar.

Menanggapi isu yang beredar terkait anjing mati di sekitar Mandalika, PT ITDC menyatakan, penanganan anjing liar di dalam kawasan dilakukan selalu memperhatikan prinsip-prinsip animal welfare.

ITDC memastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan penanganan yang tidak sesuai aturan.

Baca juga: Modus Komplotan Copet Ibu Kota di Mandalika, Sekeluarga Nyopet Sambil Nonton Bareng Balap Superbike

Termasuk penanganan anjing di kawasan sirkuit yang wajib dilakukan demi kelancaran dan keselamatan pebalap.

”Kami menghalau anjing yang memasuki sirkuit, khususnya area paddock, dan memasang pagar yang rapat di sekeliling sirkuit agar anjing yang sudah dihalau tidak kembali masuk,” katanya.

HUJAN: Hujan lebat yang mengguyur Sirkuit Mandalika membuat race 2 WorldSBK 2021 sempat ditunda,  Minggu (21/11/2021).
HUJAN: Hujan lebat yang mengguyur Sirkuit Mandalika membuat race 2 WorldSBK 2021 sempat ditunda,  Minggu (21/11/2021). (Sirtupillaili/TribunLombok.com)

Komitmen ITDC menghormati animal welfare dapat dilihat dengan membuat Mandalika Dog Shelter sejak 3 tahun lalu.

Baca juga: Copet Ibu Kota Beraksi di Sirkuit Mandalika, Polda NTB Ringkus 8 Orang Pelaku

Shelter seluas 4.000 meter persegi ini menerima anjing liar yang selanjutnya dapat diadopsi secara resmi oleh pencinta anjing.

”Shelter ini dijalankan dengan menggandeng komunitas pecinta anjing serta dibawah pengawasan dokter hewan yang dikontrak ITDC,” katanya.

Bram meminta dukungan seluruh pihak agar pengembangan Mandalika berjalan dengan lancar. Sehingga membawa manfaat besar bagi masyarakat Indonesia khususnya warga NTB.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved