Breaking News:

Buat Pernyataan Bernada Menghina Warga NTB, Pejabat MGPA Diberhentikan

Persoalan marshal yang membuat balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 tertunda berbuntut panjang.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
PENONTON: Warga tampak antusias menonton sesi latihan bebas pembalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), di Sirkuit Mandalika, Sabtu (13/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Persoalan marshal yang membuat balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 tertunda berbuntut panjang.

Dyan Dilato, Head of Operation Sporting  Mandalika Grand Prix Association (MGPA) hari ini diberhentikan dari MGPA.

Hal itu karena dia mengeluarkan pernyataan yang bernada menghina dan merendahkan warga NTB, khususnya para marshal lokal setelah insiden batalnya balapan.

Pernyataan itu diungkapkan Dyan Dilato pasca insiden para marshal tidak hadir saat sesi balapan IATC, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Jadwal Asia Talent Cup dan Superbike, 4 Balapan Akhir Pekan Ini di Sirkuit Mandalika

MGPA dalam rilis resminya, Selasa (16/11/2021), menyatakan, selaku bagian dari ITDC Group, mereka memastikan pihak-pihak internal maupun eksternal yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan balap MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021dan IATC pekan ini, akan bekerjasama dengan profesional dan optimal.

Untuk itu, MGPA telah menerima pengunduran diri resmi dari Dyan Dilato, Head of Operation Sporting MGPA per tanggal 15 November 2021.

Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah mengatakan, atas nama perusahaan penyelenggara mohon maaf atas perkataan Dyan yang menyakiti hati masyarakat NTB, terutama tim marshal.

"Kami paham bahwa menghina dan apa pun yang terjadi di lapangan bukanlah hal yang profesional. Maka dari itu, beliau secara resmi telah mengundurkan diri dari MGPA. Kedepannya segala sesuatu yang dilakukan beliau tidak lagi menjadi tanggung jawab MGPA,” katanya, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Solusi Gubernur NTB Soal Marshal di Mandalika, Tenaga Pengalaman Dikolaborasikan dengan Warga Lokal

Baca juga: Cari Penginapan di Mandalika Sekarang? Maaf Kamar Sudah Penuh

Ia menambahkan, sudah lebih dari dua dekade, Indonesia kita tidak menggelar event balap motor berkelas internasional.

Terpilihnya Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai tuan rumah IATC 2021, WSBK 2021 dan MotoGP 2022 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat balap motor internasional,
khususnya Dorna Sports.

Itu karena kemampuan Indonesia dalam menggelar event berskala besar.

Dia harap kedepannya hubungan dan kerja sama MGPA dengan masyarakat semakin baik.

Serta berhasil menyelenggarakan event balap internasional di sirkuit kebanggaan Indonesia khususnya warga NTB.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved