Breaking News:

Motif Tak Bantu Kerja, Ayah di Bali Tega Habisi Nyawa Anak Sendiri, Sempat Bohong ke Keluarga Korban

Seorang ayah di Bali diduga menganiaya anaknya sendiri hingga tewas karena tak membantunya bekerja.

Editor: Irsan Yamananda
kantipurnetwork.com
Ilustrasi - Seorang ayah di Bali diduga menganiaya anaknya sendiri hingga tewas karena tak membantunya bekerja. 

INK yang melihat anaknya pulang bermain langsung marah karena mengetahui anaknya tidak membantunya bekerja menyabit rumput.

Pria asal Banjar Dinas Babakan, Desa Purwakerti itu langsung memukul IKS dengan tongkat bambu sepanjang 148 cm dan pedang mainan berbahan kayu sepanjang 56 sm.

Tak hanya dipukul ayahnya. Bocah 13 tahun itu juga dibekap oleh pelaku karena berteriak kesakitan.

Penganiayaan tersebut dilakukan INK di depan ibu korban, NS dan adik korban yang berinisial K.

"Saat kejadian tersangka mengakui telah menyekap mulut korban dikarenakan tangisan yang sangat kencang akibat kesakitan, tangisan tersebut di timbulkan karena sakit yang diakibatkan oleh pukulan pada leher," kata Kapolres Karangasem AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna, Selasa (12/10/2021).

Berbohong korban meninggal terjatuh main layang-layang

Oleh orangtuanya, IKS sempat dibawa ke dukun, namun nyawannya tak terselamatkan.

Jenazahnya kemudian dimakamkan oleh ayahnya, didampingi anggota keluarga lainnya.

Kepada keluarganya, INK mengaku anaknya meninggal setelah terjatuh saat main layang-layang.

Namun keluarga curiga karena menemukan beberapa luka lebam di tubuh IKS.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Pembunuhan di Subang Sempat Rayakan Ultah, Kakak: Saya Bilang Tumben

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved