Breaking News:

Pemerintah akan Tindak Tegas Wisatawan Mancanegara yang Tak Pakai Masker dengan Dideportasi

Pemerintah Indonesia akan menindak tegas wisatawan mancanegara yang tidak memakai masker dengan dideportasi.

Editor: wulanndari
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ilustrasi Bandara - Pemerintah menurunkan jangka waktu karantina wisatawan mancanegara (Wisman)di Bali yang semula 8 hari menjadi 5 hari. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah Indonesia akan menindak tegas wisatawan mancanegara yang tidak memakai masker dengan dideportasi.

Disampaikan Staf Ahli Bidang Managemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung dalam webinar "Kesiapan Bali Sambut Wisatawan Mancanegara", Rabu (13/10/2021).

"Kalau (turis asing) bandel tidak mau pakai masker, langsung deportasi. Kita tidak main-main," ujar Henky.

Bali akan membuka penerbangan internasional, Kamis (14/10/2021).

Henky menegaskan, pemerintah akan tegas dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Yang bandel tinggal jewer, sekali bandel langsung dideportasi," ucap Henky.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Hotma P Manurung dalam webinar
Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Hotma P Manurung dalam webinar "Kesiapan Bali Sambut Wisatawan Mancanegara" di Jakarta, Rabu (13/10/2021). (Ist)

Henky mengatakan, pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam rencana pembukaan pintu masuk internasional.

Apalagi saat ini, tingkat vaksinasi di Bali sangat tinggi.

"Optimisme bahwa Bali siap dibuka untuk wisatawan mancanegara adalah vaksinasi Covid-19 yang mencapai 99 persen untuk dosis pertama, dan dosis kedua 90 persen," ujar Henky. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Tidak Main-main! Langsung Deportasi Turis Asing yang Tidak Pakai Masker

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved