Breaking News:

Buku Tematik

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 4, Subtema 3 Pembelajaran 1, Kelas 6, Halaman 99, 100, 101, 102, 103

Simak Kunci Jawaban Tema 4, Kelas 6 SD, Halaman 99, 100, 101, 102, 103, Subtema 3, Pembelajaran 1, Buku Tematik.

Penulis: Wulan Kurnia Putri | Editor: wulanndari
Tangkap Layar Tema 4, Kelas 6
Kunci Jawaban Tema 4, Kelas 6, Halaman 99, 100, 101, 102, 103, Subtema 3, Pembelajaran 1, Buku Tematik. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Simak Kunci Jawaban Tema 4, Kelas 6 SD, Halaman 99, 100, 101, 102, 103, Subtema 3, Pembelajaran 1, Buku Tematik.

Pembelajaran 1 yang dimulai dari halaman 98 sampai 104 merupakan materi Subtema 3 tentang Globalisasi dan Cinta Tanah Air.

Sedangkan Tema 4 berjudul Globalisasi ini, merupakan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa memahami terlebih dahulu kemudian menjawabnya sendiri.

Kunci jawaban hanya sebagai panduan bagi orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 136 dan 137, Tema 8, Kelas 6 SD, Aku Cinta Membaca

Kunci Jawaban Halaman 99

Indonesia Luncurkan Program Akademi Energi Surya Pertama di Asia Tenggara

Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) meluncurkan “Solar Academy” pertama di Asia Tenggara, yaitu institusi pendidikan dan pelatihan tenaga surya. Peluncuran ini ditandai dengan penyelenggaraan seminar “Solar Energy for Our Future” pada Selasa 24 Juli 2012 di Universitas Indonesia. Seminar dihadiri oleh para pakar energi dari Jerman, wakil dari ASEAN, serta pemerintah selaku penentu kebijakan energi nasional. Seminar membahas tentang potensi, perkembangan, serta penggunaan energi terbarukan tenaga surya di Indonesia dan di Asia Tenggara. Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara merupakan negara kaya potensi sumber energi terbarukan, khususnya tenaga surya. Namun potensi pemanfaatan tenaga surya tersebut belum optimal.

Sel surya merupakan lempengan tipis terbuat dari silikon yang dapat mengubah langsung cahaya matahari menjadi energi listrik. Lempengan sel surya tersebut diberi muatan postif dan muatan negatif. Saat cahaya mengenai lempengan tersebut, kemudian akan memicu muatan positif untuk bertemu dengan muatan negatif sehingga terjadilah arus listrik. Saat ini penggunaan sel surya masih terbatas hanya dalam skala kecil seperti pada barang-barang elektronik dan sebagai pembangkit listrik pada daerah-daerah yang masih sulit dijangkau oleh jaringan listrik. Terbatasnya pengguna sel surya dikarenakan biaya untuk membuat lempengan silikon cukup tinggi. Dengan perkembangan teknologi, diharapkan dapat ditemukan cara untuk meningkatkan efisiensi kerja dari sel surya.

Pendirian Akademi Surya ini merupakan wujud nyata kepedulian UI yang diharapkan dapat menjawab permasalahan bangsa Indonesia mengenai krisis energi saat ini. Usaha mencari sumber energi alternatif yang bersih, tidak berpolusi, aman, dan dengan persediaan yang tidak terbatas, sebagai pengganti bahan bakar fosil perlu terus diupayakan, di antaranya adalah energi surya. Di era globalisasi ini, dengan adanya kebutuhan energi yang makin besar, penggunaan sumber energi listrik yang beragam tampaknya tidak bisa dihindari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved