Breaking News:

Kemenkes Minta Batalyon Pcare Polda NTB Ditiru Daerah Lain untuk Percepat Vaksinasi

Batalyon Pcare bentukan Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, diapresiasi Kementerian Kesehatan

Dok. Polda NTB
VAKSINATOR: Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal meninjau proses  vaksinasi di Lombok Tengah. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Batalyon Pcare bentukan Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, diapresiasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kemenkes RI mendorong terobosan itu ditiru provinsi lain di Indonesia.

”Apa yang dilakukan kapolda NTB bisa menjadi model, bisa direplikasi ke daerah lain. Karena estimasi data manual yang sudah divaksin, belum masuk pcare sekitar 11 juta," kata Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rondonuwu, Kamis (30/9/2021).

Maxi menjelaskan, ada beberapa kendala daerah lambat memasukkan data ke dalam Pcare.

Baca juga: Tiket Gratis Pelajar di Sirkuit Mandalika Bertujuan Menjaring Talenta Pembalap Muda NTB

Diantaranya, akses internet di daerah, masalah NIK, serta sistem KPCPEN atau Pcare yang kadang bermasalah.

Namun, apa yang dilakukan Polda NTB bersama jajarannya mampu menstimulus penginputan data.

Tonton juga:

”Inovasi Polda NTB sangat membantu pemerintah dalam ketersediaan data vaksinasi yang benar dan tepat waktu," ujarnya.

Selain membentuk Batalyon Vaksinator dan Satgas Kombes, juga mendirikan Batalyon Pcare.

Baca juga: Peluang Hujan Rendah di Awal Oktober, NTB Masih dalam Periode Musim Kemarau

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved