Breaking News:

Tim Satgas Turun Cek Tanah Warga di Lingkar Sirkuit Mandalika

Tim Satgas Teknis dan Taktis Penyelesaian Lahan Bermasalah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika turun mengecek tanah warga di Sirkuit Mandalika

Dok .Polda NTB
TITIK KOORDINAT: Tim Satgas Penyelesaian Lahan KEK Mandalika turun mengukur titik koordinat lahan yang disengketakan warga dengan PT ITDC, Selasa (7/9/2021). 

Amaq Milis seluas 20 are, dan lahan milik Abdul Latif seluas 2,5 are.

”Penentuan titik-titik koordinat lengkap dengan batas-batas dan keterangan bangunan di masing-masing lahan," kata Kombes Pol Awan Hariono, sebagaimana dirilis Polda NTB, Kamis (9/9/2021).

Usai pengukuran di HPL 22, tim melanjutkan pengukuran ke HPL 48, di Dusun Ujung Lauq Desa Kuta.

Dimulai dari lahan milik Rumpuk alias Jaka seluas 40 are.

Lahan tersebut merupakan tanah waris dari orang tua atas nama Ahyar alias Rumpuk, dengan sporadik tahun 2018, SPPT 2020.

Kemudian lahan Adi alias Rahib seluas 55 are.

Baca juga: Sopir Truk di Lembar Protes Jadwal Kapal Tak Sesuai Tiket, Sempat Halangi Penumpang Lain Naik   

Baca juga: Sempat Ditutup, Bandara Sumbawa Kembali Melayani Penumpang

Lahan milik Lalu Abdul Kadir Jaelani seluas 16 are, peninggalan orang tua atas nama Baharudin dengan bukti kepemilikan sporadik tahun 2015 dan SPPT.

Di lahan itu berdiri rumah permanen.

”Setelah pengukuran dan penentuan titik koordinat di HPL 48, dilanjutkan konsolidasi di Puri Rinjani,” jelas Awan Hariono.

Awan Hariono menjelaskan, penentuan titik koordinat  di HPL 22 dan HPL 48 dari tim teknis melibatkan Kesbangpoldagri NTB dan LSM SWIM.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved