Breaking News:

Superbike 2021

Mabes Polri Cek Kesiapan Pengamanan Polda NTB Jelang World Superbike 2021 di Mandalika

Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengecek kesiapan Polda NTB menjelang World Superbike, November 2021.

Dok. Polda NTB
PENGAMANAN: Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Nanang Avianto (tengah) mengecek perlengkapan pengamanan, termasuk personel Polda NTB, di lapangan Bhara Daksa, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengecek kesiapan Polda NTB menjelang World Superbike, November 2021.

Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Baharkam Polri Irjen Pol Nanang Avianto mengecek semua perlengkapan pengamanan, termasuk kesiapan personel Polda NTB, di lapangan Bhara Daksa, Rabu (25/8/2021).

Semua jenis kendaraan dan anjing pelacak, serta kuda (turangga) yang berjejer di lapangan diperiksa satu per satu.

Di tengah-tengah pemeriksaan, sesekali anggota diminta membuka mobil peralatan yang diperiksa untuk memperlihatkan perlengkapan bagian dalamnya.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat, tidak ada satu pun yang dilewatkan, termasuk anjing pelacak dan kuda.

Baca juga: Pariwisata NTB Bersolek Jelang Balap World Superbike 2021

Baca juga: Gubernur NTB Tinjau Kesiapan RS Mandalika Jelang World Superbike 2021, Pengoperasian Bertahap

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan, semua harus dipersiapakan mengahadapi segala sesuatu, termasuk perhelatan Sirkuit MotoGP, di Kawasan Ekonomi Khusu (KEK) Mandalika,  Kabupaten Lombok Tengah.

Dijelaskannya, kedatangan Kakorsabhara Kabaharkam Polri untuk mensupervisi kegiatan Superbike, 12 hingga 14 November 2021.

Selain itu, Kakorsabhara bersama tim juga melakukan pengecekan langsung ke sirkuit MotoGP Mandalika, untuk memastikan berjalannya perhelatan akabar nanti.

Setelah mengecek sirkuit, Kakorsabhara melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas pengamanan di destinasi wisata secara menyeluruh.

"Setelah FGD dilakukan pengecekan langsung terhadap kendaraan, satwa kinaen atau pun turangga yang akan dipakai untuk melakukan pengamanan nantinya," pungkas Artanto.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved