Breaking News:

Anak Gugat Istri Siri Babaknya karena Tanah Warisan, Terlapor Kini Ditahan Polresta Mataram

Tim Puma Reskrim Polresta Mataram menangkap perempuan berinisial HDY (44), seorang pedagang asal Lingkungan Sandubaya, Kecamatan Cakranegara

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Polresta Mataram
DITAHAN: Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa (dua dari kiri) berbicara dengan tersangka HDY (tengah), saat keterangan pers, Jumat (20/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tim Puma Reskrim Polresta Mataram menangkap perempuan berinisial HDY (44), seorang pedagang asal Lingkungan Sandubaya, Kecamatan Cakranegara.

Dia diduga memalsukan surat-surat untuk mengurus sertifikat tanah seluas 200 meter persegi.

Penangkapan dilakukan, di rumah pelaku, Juli 2021.

Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan anak tirinya yang merasa menjadi korban.

Baca juga: RS Mandalika Ditargetkan Beroperasi 2 Bulan Sebelum World Superbike 2021 Digelar

Baca juga: Pemprov NTB Bentengi Anak dari Jaringan Terorisme Lewat Pergub

Atas tindakan tersangka, korban merasa dirugikan hingga Rp 200 juta.

”Karenanya korban berinisiatif melaporkan ke pihak berwajib," kata Kadek Adi, dalam keterangan pers, didampingi Kasi Humas polresta Mataram Iptu Erny Anggraeni, Jumat (20/8/2021).

Usut punya usut kasus tersebut disebabkan soal konflik tanah warisan.

Tonton juga:

Terkait kronologis kasusnya, Kadek menjelaskan, Abdullah (almarhum) tahun 1993 menikah dengan Mukminatun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved