NTB
Ribuan Pekerja Migran Menganggur, Pemprov NTB Segera Surati Menteri Tenaga Kerja
Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Di masa pandemi Covid-19, sekitar 4.000 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak bisa kembali bekerja ke negara perantauan.
Sebagian besar para PMI tersebut pulang dari Malaysia.
Sampai saat ini negara tetangga tersebut belum membuka kesempatan bagi PMI NTB untuk bekerja lagi di sana.
Di sisi lain, sekitar 90 persen PMI NTB selama ini bekerja di Malaysia.
Karena itu, pemulangan ribuan PMI dari Malaysia kini menjadi perhatian serius Pemprov NTB.
”Insya Allah nanti kami akan bersurat ke menteri tenaga kerja terkait kasus PMI NTB, agar kita semua mendapatkan kepastian," kata Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima kunjungan kerja anggota DPD RI Evi Apita Maya, di rumah dinasnya, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Pemprov NTB Utang Rp 750 Miliar ke PT SMI, Gubernur: Untuk Perbaiki Jalan dan Rumah Sakit
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong agar para PMI bekerja secara legal dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Pemprov NTB bahkan menargetkan tidak ada lagi buruh migran bekerja secara non prosedural.
”Kita ingin PMI NTB bisa tersalurkan untuk bekerja di luar negeri dalam konteks yang resmi, yang terdata dengan baik, termonitor dengan baik," tegas Rohmi.
Buruh migran selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar di daerah.
Baca juga: Sembilan Rumah Warga Kota Bima Terbakar, Enam Diantaranya Rata dengan Tanah
Baca juga: Rapat Homologasi dengan Dorna Sport, IMI: Sedikit Lagi Sirkuit Mandalika Siap untuk MotoGP & WSBK
Karena itu, Pemprov NTB akan terus berupaya memberikan perlindungan kepada mereka sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Sementara itu, Anggota DPD RI Evi Apita Maya mengatakan, pihaknya akan terus mengawal isu-isu PMI NTB agar memperoleh kesempatan kembali bekerja ke luar negeri.
"Saya akan konsen membantu masyarakat NTB, seperti kita ketahui bahwa PMI salah satu penyumbang devisa,” ujarnya.
Berita terkini di NTB lainnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/pemulangan-para-pmi-asal-ntb-yang-dipulangkan-dari-malaysia.jpg)