Breaking News:

Satgas Investasi Dilibatkan dalam Penyelesaian Pengelolaan Aset Gili Trawangan

Satgas percepatan investasi dan BKPM dilibatkan dalam penyelesaian pengelolaan aset pemerintah seluas 65 hektare di Gili Trawangan

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Dok. Pemprov NTB
INVESTASI: Gubernur NTB Zulkieflimansyah (tengah) saat mengikuti rapat koordinasi penyelesaian aset lahan di Gili Trawangan, di kantor gubernur NTB, Rabu (29/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dilibatkan dalam penyelesaian pengelolaan aset pemerintah seluas 65 hektare (Ha) di Gili Trawangan.

Mereka diharapkan dapat menfasilitasi penyelesaian masalah tersebut.

”Sekarang sudah ada satgas investasi yang akan memutuskan terkait hal tersebut," kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah, saat rapat fasilitasi permasalahan investasi antara Pemrov NTB dan PT Gili Trawangan Indah (GTI), Rabu (28/7/2021).

Kehadiran Satgas Investasi untuk rembuk bersama dan mendengarkan semua informasi terkait hal ini. 

”Jangan sampai ada informasi yang tidak lengkap didengar oleh Satgas," tegasnya.

Baca juga: Gubernur NTB Ancam Putus Kontrak Investor Gili Trawangan Bila Tidak Akomodir Warga

Di depan Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM yang hadir secara virtual, Zulkieflimansyah mengatakan, kepentingan dan kesejahteraan masyarakat lebih utama.

Pemerintah tetap memuliakan investasi. Dengan catatan, PT GTI dalam addendum sanggup mengakomodir masyarakat lokal.

"Kalau kesepakatan untuk addendum disepakati, kalau tidak ya putus kontak," tegas Zulkieflimansyah, didampingi Kajati NTB Tomo Sitepu dan Sekda NTB HL Lalu Gita Ariadi.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh menjadi korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved