Breaking News:

Produksi Obat Oplosan, 2 Warga Pengenjek Lombok Tengah Diringkus Polda NTB

Tim II Operasional Direktorat Narkoba Polda NTB menangkap dua tersangka pengedar obat-obatan berbahaya.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Polda NTB
OPLOSAN: Dua orang tersangka pembuat obat oplosan ditangkap tim Polda NTB, Selasa (20/7/2021). (Dok. Polda NTB)   

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tim II Operasional Direktorat Narkoba Polda NTB menangkap dua tersangka pengedar obat-obatan berbahaya.

Masing-masing berinisial RJ dan TW yang sama-sama berasal dari Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Penggerebekan dilakukan di salah satu perumahan di wilayah Lingsar, Lombok Barat, Selasa (20/7/2021).

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat, sering terjadi penyalahgunaan narkotika di salah satu rumah di perumahan BTN di wilayah Lingsar.

Rumah tersebut diduga sebagai tempat memproduksi, menyimpan, dan mengedarkan obat yang tidak memiliki izin edar.

Baca juga: Fitra NTB Sebut Pengelolaan Dana Covid-19 Rawan Dikorupsi

Terkait hal itu, Wadir Resnarkoba Polda NTB AKBP Erwin Ardiansyah menjelaskan, setelah mendapatkan informasi A1, tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di kontrakannya, BTN Lingkar.

"Tim kemudian melakukan penggeledahan di sekitar TKP," ungkap Erwin.

OPLOSAN: Dua orang tersangka pembuat obat oplosan ditangkap tim Polda NTB, Selasa (20/7/2021). (Dok. Polda NTB)
OPLOSAN: Dua orang tersangka pembuat obat oplosan ditangkap tim Polda NTB, Selasa (20/7/2021). (Dok. Polda NTB) ((Dok. Polda NTB))

Dari hasil penggeledahan, tim yang dipimpin Katim 2 Ipda I Made Mas Mahayuna menemukan sebuah pipet kaca berisi kristal putih yang diduga sabu.

Dua buah bong lengkap dengan pijet, sebuah korek api gas dan kompor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved