Breaking News:

BAZNAS Catat Kenaikan Dana Kurban hingga 70 Persen Lewat Sistem Online saat Pandemi Covid-19

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat kenaikan dana kurban lewat sistem online di tengah lesunya pergerakan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-

Editor: Wulan Kurnia Putri
Tribunnews/Herudin
Petugas memotong daging kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) PD Dharma Jaya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021). Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mengikuti kebijakan Kementerian Agama mengenai penyembelihan hewan kurban dilakukan di RPH sebagai antisipasi kerumunan pada masa PPKM Darurat. Sementara RPH PD Dharma Jaya telah menerima titipan sebanyak 600 ekor sapi atau meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNLOMBOK.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat kenaikan dana kurban lewat sistem online di tengah lesunya pergerakan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-19.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), KH Noor Achmad mengatakan pada tahun ini BAZNAS juga menggelar kurban online.

Pada tahun ini minat masyarakat yang berkurban naik kurang lebih 70 persen dari tahun lalu.

Baca juga: Kisah Warga Garut Kehilangan Uang Tabungan untuk Kurban Gara-gara Dimakan Rayap, Kini Dapat Domba

“(Antusiasme) masyarakat luar biasa untuk membantu meringankan beban orang lain di masa covid ini, lewat kurban yang digagas BAZNAS,” ujarnya di live dialog terkait Gerakan Sosial di Masa Pandemi Kominfo, Rabu (21/7/2021).

BAZNAS telah menghimpun dana untuk sekira 4.000 kambing dari penghimpunan secara online di tahun ini.

Kurban yang disalurkan tidak hanya dalam bentuk kambing. KH Noor mengatakan penghitungan 4000 kambing tersebut, termasuk sapi yang setiap 1 ekor sapi atau kerbau dihitung sama dengan 7 ekor kambing.

Baca juga: Bersihkan Jeroan Hewan Kurban, Santri di Rembang Hilang Terseret Ombak, Ditemukan Meninggal

Kurban yang telah dihimpun selanjutnya disebar ke seluruh Indonesia berdasarkan permintaan dan sebagian dikemas dalam bentuk kaleng untuk di kirim di daerah perbatasan yang membutuhkan.

Penyembelihan dilakukan tepat di hari Idul Adha, Selasa (20/7/2021) dan di tiga hari Tasyrik.

Namun pengemasan daging kurban dalam bentuk kaleng dilakukan pada hari yang telah ditentukan.

“(Kurban) dalam bentuk kaleng ini diperkirakan bisa bertahan sampai 2 tahun,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved