Breaking News:

Pemuda yang Pilih Dipenjara daripada Denda Rp 5 Juta Ternyata dari Keluarga Mampu, Ini Alasannya

Pemuda pemilik warkop yang melanggar PPKM Darurat pilih dipenjara daripada denda Rp 5 juta ternyata dari keluarga mampu, sebut alasannya

Editor: wulanndari
Sumber: KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Foto-foto Asep Lutfi Suparman (23), pemilik kedai kopi kena denda PPKM Darurat yang memilih 3 hari kurungan penjara telah dijebloskan ke ruang tahanan Lapas Kelas II B Tasikmalaya mulai hari ini, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemuda pemilik warkop yang melanggar PPKM Darurat pilih dipenjara daripada denda Rp 5 juta ternyata dari keluarga mampu, sebut alasannya.

Bahkan atas keputusan pemuda ini, muncul raut kebanggaan terlihat jelas dari wajah sang ayah, Agus Rahman (56).

Agus saat itu turut mendampingi saat anaknya, Asep Lutfi Suparman, dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Adapun Asep digelandang untuk menjalani kurungan penjara selama tiga hari.

Baca juga: Kesaksian Pemilik Warkop yang Diduga Dipukul Oknum Satpol PP Gowa: Istri Ditegur karena Pakai Daster

Baca juga: Pelaku Pembacokan Orgen Tunggal di Bima Menyerahkan Diri

Nama Asep beberapa hari lalu santer dibicarakan.

Ia  merupakan pemilik kedai kopi di Tasikmalaya memilih dipenjara 3 hari ketimbang membayar denda Rp5 juta karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Sesuai vonis persidangan, pria berusia 23 tahun itu dikurung selama tiga hari di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya. Terhitung mulai Kamis (15/7/2021).

Asep akan menjalani hukuman mulai hari ini di lapas tersebut.

Dengan demikian, Asep baru akan bebas pada Sabtu (17/7/2021).

Menanggapi keputusan sang anak yang memilih dipenjara ketimbang membayar denda, sebagai ayah Agus mengaku bangga dan mendukung keputusan anaknya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved