Breaking News:

IRT di Mataram Diduga Tipu Pengusaha Konter HP hingga Rugi Rp 185 Juta

Ibu rumah tangga di Mataram terlibat kasus penipuan, diduga sudah tipu pengusaha konter HP hingga rugi Rp 185 juta

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Dok. Polresta Mataram
PENIPUAN: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi menunjukkan barang bukti dan pelaku dalam keterangan persnya. 

”Itu masih pengakuan dari pelaku saja. Semua masih didalami,” kata Kadek Adi.

Jika memang PL telah mentranferkan uang ke Deni. Harus memiliki bukti kuat.

Jika tidak, PL bakal mendekam di dalam jeruji besi.

”Tetapi, sampai sekarang belum bisa kita ketahui keberadaan Deni yang disebut PL sebagai penerima uang. Handphone-nya mati,” jelasnya.     

Akibat dari perbuatannya, PL dijerat pasal 372 dan pasal 378 KUHP.

Ancaman hukuman empat tahun penjara.

Sementara itu, PL mengaku uang tersebut tidak dia nikmati.

Dia juga dalam posisi tertipu.

”Semua sudah saya transfer pembayarannya ke rekening Deni,” kata PL.

Dia sudah tiga kali memesan Iphone dari Deni.

Pada pengiriman pertama dan kedua berjalan lancar.

”Tetapi, yang ketiga ini barangnya tidak kunjung datang,,” bebernya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved