NTB

Pria Sumbawa Barat Tewas Kena Alat Setrumnya Sendiri saat Mencari Ikan

Dok. Polres KSB
EVAKUASI: Mayat korban pencari ikan dievakuasi warga dan petugas di Sumbawa Barat, Senin (5/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Insiden nahas menimpa Supriadi (46), pria asal Lingkungan Tanakakan, Kelurahan Menala Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Dia ditemukan meninggal dunia karena terkena setrum listrik yang dibawanya ketika mencari ikan, Senin (5/7/2021).

Jasad Supriadi pertama kali ditemukan keponakannya bernama Hairul Hadi.

Saat itu mereka bersama-sama mencari ikan di dekat area persawahan Lang Lempe, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat.

"Korban mencari ikan menggunakan setrum dengan keponakannya," kata Kapolsek Jereweh melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi, dalam rilis resminya, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Akhir Cerita Suami Talak Istri Setelah Ijab Kabul, Dua Mempelai Sepakat Melanjutkan Pernikahan

Baca juga: Inilah 5 Jenis Bantuan Selama PPKM yang Diberikan Pemerintah, BLT Rp 300 Ribu hingga Bantuan UMKM

Baca juga: UPDATE Penambahan Kasus Corona 7 Juli 2021, Ada 34.379 Kasus Baru dan 1.000 Kematian

Ketika mencari ikan, tiba-tiba korban kepleset ke dalam sungai dan jatuh.

Tubuhnya menindih alat setrum yang masih dalam posisi hidup.

Saat terjatuh, posisi paha korban menindih alat yang teraliri setrum.

Sementara tangan korban juga memegang besi yang masih teraliri setrum.

"Melihat korban tersengat setrum, Hairul Hadi mencari bantuan kepada warga setempat", jelasnya.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berusaha melepaskan korban dari alat setrum menggunakan bambu kering.

Baca juga: Panik Butuh Tabung Oksigen untuk Mertua, Pria Ini Justru Kena Tipu hingga Uang Jutaan Hilang

Baca juga: RSUD NTB Berencana Turunkan Harga Tes PCR, Mudahkan Calon Penumpang Pesawat

Sebab saat itu alat setrum terlihat masih menyala.

Warga berhasil mengevakuasi dan mengeluarkan korban dari sungai.

Tapi sayang nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Setelah dilaporkan ke pihak berwajib, anggota Polsek Jereweh langsung terjun ke TKP dan mengevakuasi korban.

Mayatnya dibawa menuju Puskesmas Jereweh untuk dilakukan visum luar.

Sekitar pukul 18.00 Wita, korban dibawa ke rumah duka di Taliwang menggunakan ambulans Puskesmas Jereweh.

Eddy mengimbau warga agar hati-hati dalam melakukan aktivitas.

"Jika tidak hati-hati maka akan berakibat fatal," katanya.

(*)